Sumbawa

Proyek Dodo Rinti Masuk PSN, Bupati Jarot Jamin Ikuti Aturan Lingkungan

Mataram (NTBSatu) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) tambang emas dan tembaga Dodo Rinti yang dikelola PT Amman Mineral Nusa Tenggara.

Bupati Jarot menyebut, pemerintah memberikan dukungan itu melalui kemudahan administrasi hingga pengamanan pelaksanaan proyek.

Ia menilai, kehadiran berbagai proyek strategis nasional di sektor pertambangan maupun hilirisasi, dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

IKLAN

“Dengan adanya berbagai macam PSN, baik tambang maupun proyek strategis hilirisasi yang saat ini cukup banyak diminati di Sumbawa. Kami selaku Pemerintah Kabupaten sangat mendukung dan memberikan dukungan, terkait administrasi maupun keamanan,” ujarnya kepada NTBSatu, Selasa, 19 Mei 2026.

Menurut Bupati Jarot, perbedaan pandangan di tengah masyarakat terkait proyek strategis nasional merupakan hal yang wajar. Namun, Pemkab Sumbawa akan terus menyosialisasikan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dampak ekonomi dari masuknya investasi ke daerah.

“Semakin banyak investor masuk, maka semakin cepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

IKLAN

Terkait kekhawatiran dampak lingkungan dan keterlibatan masyarakat dalam proyek PSN, Jarot menegaskan, setiap proyek telah melalui kajian lingkungan seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan studi kelayakan atau feasibility study

Ia juga menyebut, masyarakat ikut terlibat dalam proses pemberian pendapat terhadap proyek yang berjalan. “Semua program yang masuk pasti melalui kajian lingkungan dan AMDAL sebelumnya. Kehadiran perusahaan harus memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menanggapi potensi tumpang tindih proyek dengan kawasan hutan maupun wilayah masyarakat adat, Jarot mengatakan, investor wajib mengikuti mekanisme dan prosedur sesuai ketentuan yang berlaku.

Pastikan Program Sumbawa Hijau Lestari Tetap Berjalan

Di sisi lain, Bupati Jarot memastikan, program Sumbawa Hijau Lestari tetap berjalan secara masif meski PSN pertambangan hadir di wilayah Sumbawa. Pemkab Sumbawa akan terus melakukan penghijauan, membagikan bibit gratis, hingga menertibkan aktivitas perusakan hutan.

“Sumbawa Hijau Lestari tetap jalan secara masif kami lakukan. Bagaimana menyetop illegal logging, menyetop pembabatan hutan, dan lahan-lahan kritis kami hijaukan,” katanya.

Terkait luas kawasan hutan yang terdampak PSN tambang Dodo Rinti, Bupati Jarot mengaku belum menerima data rinci. Namun, ia menegaskan, Pemkab Sumbawa tetap melakukan pengawasan penggunaan kawasan hutan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Pusat.

“Kami mengawasi dan monitoring bersama Pemprov dan pusat. Supaya kawasan hutan kalaupun dipakai harus melalui prosedur sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya. (*)

Artikel Terkait

Back to top button