Hukrim

Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos Gomong Sakura Mataram

Mataram (NTBSatu) – Warga Lingkungan Gomong Sakura Gang 7, Kelurahan Gomong, Kota Mataram, digegerkan oleh penemuan mayat seorang mahasiswi di dalam kamar kosnya pada Minggu malam, 17 Mei 2026. Korban bernama Nadya Dwi Ramadhany (21), seorang mahasiswi asal Dusun Bage Pungkur, Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat.

Penemuan jasad korban pertama kali sekitar pukul 22.30 Wita, setelah kecurigaan mendalam dari rekan-rekannya. Berdasarkan keterangan saksi, Karelleta Rawi Beauty (22), ia sempat berkomunikasi dengan korban lewat WhatsApp pada Sabtu, 16 Mei 2026 dini hari saat berada di Jakarta.

Namun, sejak Minggu pagi, ponsel korban mendadak tidak aktif, yang memicu kekhawatiran pihak keluarga dan teman-temannya. Pada hari Minggu, 17 Mei 2026 sekitar pukul 21.00 Wita, Karelleta bersama rekannya mendatangi kos korban. Meski telah digedor berulang kali, tidak ada respons dari dalam kamar.

IKLAN

“Patokannya kan di motor. Karena motornya tidak ada, kami mengira dia tidak di dalam. Terakhir lihat saat membeli voucher WiFi pada Jumat malam,” ujar saksi tambahan, Hadijah Darwanti Putri kepada NTBSatu, Senin, 18 Mei 2026.

Karena merasa tidak tenang, rekan korban, Karelleta Rawi Beauty kembali datang dua jam kemudian dengan membawa temannya yang lain berjumlah lima orang. Mereka meminta kunci cadangan kepada pemilik kos.

Sebelum membuka pintu, mereka berinisiatif mengintip melalui lubang ventilasi atas. Saat itulah korban terlihat terbujur kaku di atas kasur dengan posisi terlentang.

IKLAN

Polisi Lakukan Olah TKP

Kapolsek Selaparang, Iptu Zulharman Lutfi langsung tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) awal pada pukul 23.30 Wita. Polisi menemukan beberapa kejanggalan di lokasi kejadian, termasuk hilangnya sepeda motor, ponsel, dan kunci pintu belakang milik korban.

Namun, petugas mengamankan sejumlah barang bukti seperti laptop, pengisi daya, jilbab, celana panjang. Serta, sebuah casing ponsel berwarna merah muda di area belakang kos. Kepolisian langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian, Senin, 18 Mei 2026 pukul 00.30 Wita.

Saat ini, jenazah korban telah dievakuasi menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit (RS) Bhayangkara. Namun, pihak kepolisian belum dapat melakukan otopsi karena masih menunggu persetujuan resmi dari pihak keluarga korban yang sedang dalam perjalanan. (Yenni)

Artikel Terkait

Back to top button