Targetkan Tiga Emas di Porprov NTB 2026, Atlet Catur KSB Intensifkan Latihan dan Evaluasi
Sumbawa Barat (NTBSatu) — Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memasang target ambisius pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026, yang akan berlangsung pada 16–25 Juli mendatang.
Dalam kompetisi olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut, kontingen catur KSB membidik tiga medali emas. Target itu diyakini realistis, mengingat para atlet telah menjalani persiapan intensif dan terprogram sejak tahun lalu.
Sekretaris Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) KSB, Imam Taufik mengungkapkan, saat ini pihak pengurus fokus mematangkan kesiapan para pecatur andalan KSB.
“Para atlet kini telah menjalani program latihan intensif dan terukur dalam beberapa bulan terakhir,” ujarnya, Senin, 8 Juni 2026.
Manajemen membagi kekuatan KSB ke dalam beberapa kelompok, yaitu dua atlet veteran usia 58 tahun, lima atlet beregu putra, dan tiga atlet perorangan putra. Sementara itu, tiga atlet beregu dan tiga atlet perorangan akan memperkuat sektor putri.
Panitia Porprov NTB kali ini membagi jalannya pertandingan ke dalam tiga kategori durasi yang berbeda. Ketiga kategori lomba tersebut meliputi catur kilat selama 3 menit, catur cepat 15 menit, dan catur standar 60 menit.
Untuk mematangkan persiapan, para atlet mengikuti program latihan daerah terpusat (Platda) setiap akhir pekan di Lapak Alun-Alun Kota Taliwang.
“Program tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan teknik bermain, tetapi juga membangun mental tanding para atlet,” jelasnya.
Latihan Intensif dan Evaluasi Ketat
Selain menggenjot porsi latihan, Percasi KSB juga menerapkan sistem evaluasi mingguan yang sangat ketat terhadap performa atlet. Tim pelatih menganalisis setiap perkembangan, simulasi, dan hasil pertandingan secara mendalam demi memperbaiki kelemahan yang ada.
Tim pelatih melakukan proses evaluasi berkala secara detail, berdasarkan tiga aspek utama dalam permainan catur, yaitu fase opening, middle game, dan ending game.
“Ketiga aspek tersebut menjadi indikator penting dalam mengukur kesiapan atlet menghadapi lawan-lawan dari daerah lain,” ujarnya.
Sebagai pelengkap program pembinaan, Percasi KSB juga rutin menggelar mini turnamen internal antar sesama atlet sebagai simulasi kompetisi.
“Persiapan atlet hingga saat ini sudah cukup matang. Kami optimistis target tiga medali emas dapat tercapai. Peluang terbesar ada di nomor veteran catur standar, perorangan catur kilat, dan beregu putra,” tutupnya.
Melalui persiapan yang semakin intensif mendekati hari perlombaan, Percasi KSB berharap seluruh atlet mampu tampil maksimal. Pengurus ingin target tiga emas ini menjadi bukti nyata dari keberhasilan program pembinaan catur yang berkelanjutan di Sumbawa Barat. (*)




