Armada Tua dan Minim, Damkar Kota Bima Butuh Mobil Pemadam Baru
Kota Bima (NTBSatu) – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Bima terus mengoptimalkan pelayanan masyarakat di tengah keterbatasan fasilitas pendukung. Saat ini, Damkar Kota Bima hanya mengoperasikan empat unit mobil pemadam kebakaran yang mayoritas kondisinya sudah berumur.
Kepala Dinas Damkar Kota Bima, Abdul Rafik menegaskan, jumlah armada saat ini jauh dari kata memadai untuk meng-cover seluruh kawasan Kota Bima, terutama saat terjadi musibah kebakaran secara bersamaan di lokasi berbeda.
“Masih sangat kurang. Masih kurang, apalagi dengan posisi kendaraan-kendaraan yang sudah lama,” tegas Abdul Rafik, Kamis, 27 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, petugas tidak mungkin mengerahkan seluruh armada yang ada ke satu titik musibah. Petugas wajib menyisakan unit armada siaga di markas komando untuk mengantisipasi potensi insiden susulan di wilayah lain.
“Idealnya kalau idealnya untuk mobil, karena ini mobil tua, kami perlu sekitar dua atau tiga lagi. Untuk saling mem-backup,” ujarnya.
Tantangan operasional semakin berat ketika kebakaran melanda kawasan yang berjarak jauh dari markas atau berada di wilayah perbukitan dengan medan menanjak. Kondisi ini menyulitkan petugas untuk memenuhi target waktu respons (response time) maksimal 15 menit, khususnya untuk area di luar Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK).
Sarpras Penunjang Penyelamatan Masih Minim
Selain mendesak penambahan armada unit pemadam, Abdul Rafik juga menyoroti minimnya sarana dan prasarana penunjang penyelamatan (rescue). Menurutnya, kelengkapan alat pelindung diri dan peralatan evakuasi sangat krusial demi menjamin keselamatan personel saat bertugas di lapangan.
“Bagaimana mungkin kami menyelamatkan orang, tapi keselamatan aparatur juga terbengkalai. Nah, memang peralatan-peralatan masih perlu banyak yang harus dilengkapi untuk penyelamatan,” kata Rafik.
Meski harus menyiasati keterbatasan armada dan peralatan keselamatan, Damkar Kota Bima memastikan seluruh personel tetap bersiaga penuh melayani warga selama 24 jam setiap harinya.
“Kalau urusan kebakaran dan penyelamatan kami siap selalu setiap hari dan 24 jam siap. Kami terus berupaya memberikan respon kepada masyarakat ataupun memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya. (*)




