Saling Tolong di Tengah Bencana, KDM Belikan BBM Truk Logistik NTB untuk NTT
Mataram (NTBSatu) – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggung biaya pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamina Dex untuk armada truk pembawa logistik bantuan bencana alam dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Langkah ini ia ambil saat bertemu langsung dengan para sopir truk di sebuah SPBU kawasan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT.
”Ini barang-barang bantuannya harus segera sampai,” ujarnya, mengutip akun Instagram @dedymulyadi71 pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Pengiriman Bantuan Sempat Tertahan di SPBU
Iring-iringan truk pengangkut logistik bantuan Pemprov NTB tersebut jadwalnya akan menuju kawasan Manggarai Timur untuk mendistribusikan kebutuhan dasar warga terdampak gempa bumi. Namun, perjalanan kemanusiaan tersebut mengalami hambatan saat armada berhenti di SPBU Labuan Bajo untuk mengisi bahan bakar.
Para sopir kebingungan lantaran persediaan Solar subsidi di SPBU setempat sedang kosong. Pihak SPBU hanya menyediakan BBM nonsubsidi jenis Pertamina Dex.
Kendala muncul karena alokasi anggaran operasional pengiriman bantuan hanya memperhitungkan penggunaan Solar subsidi. Perbedaan harga BBM yang cukup besar mengancam anggaran para sopir dan berpotensi menghambat kelancaran pengiriman barang bantuan.
”Bukan pusing karena apa, susah cari Solar subsidi,” tutur salah seorang sopir truk saat berbincang langsung dengan Dedi.
Dedi alias KDM lantas memberikan penafsiran mendasar mengenai permasalahan utama yang sedang para armada pengangkut logistik bencana di lapangan hadapi.
”Bukan susah cari Solar, cari Solar subsidinya yang di sini susah. Yang ada Pertamina Dex. Harganya beda, sedangkan ongkos yang dikasih adalah ongkos Solar subsidi. Nah, jadi pusing,” ujarnya.
Penanganan Cepat dan Dorongan Semangat
Melihat situasi tersebut, KDM langsung mengambil tindakan di lokasi agar tidak mengganggu percepatan pengiriman logistik bencana. Ia memutuskan untuk membayarkan seluruh biaya pengisian BBM Pertamina Dex bagi truk pengangkut tersebut agar kendaraan bisa terisi langsung hingga penuh.
Langkah spontan tersebut melegakan para sopir truk yang sempat pusing memikirkan pembengkakan ongkos perjalanan. Dedi juga menekankan pentingnya respons cepat dalam situasi tanggap darurat bencana agar bantuan bahan pokok bisa segera dimanfaatkan oleh warga yang membutuhkan.
”Jangan sampai enggak nyampe gara-gara mobilnya kehabisan BBM,” tegasnya.
Usai masalah pengisian BBM terselesaikan, Dedi memberikan semangat kepada para pengemudi dan meminta mereka bergegas melanjutkan perjalanan darat menuju lokasi bencana.
”Semangat, hebat! Harus segera nyampe ya. Nanti kalau sudah nyampe Abang posting. Bahwa bantuannya sudah nyampe ini. BBM-nya sudah bisa kalian pakai,” ujar Dedi. (*)




