Kabupaten Bima

Kekeringan Meluas, BPBD Bima Salurkan 30 Ribu Liter Air Bersih untuk 1.314 Jiwa

Bima (NTBsatu) – Krisis air bersih akibat kekeringan masih melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Akibat kekurangan air bersih membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima bersama Anggota DPD RI asal NTB, Mirah Midadan Fahmid, menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 30.000 liter.

Mereka menyalurkan air bersih kepada warga terdampak di tiga desa. Penyaluran air bersih tersebut menyasar Desa Waduwani, Kecamatan Woha, Desa Roka, Kecamatan Belo, serta Desa Nata, Kecamatan Palibelo.

Kepala BPBD Kabupaten Bima, Abdul Muis mengatakan, distribusi air bersih tersebut sebagai langkah penanganan darurat untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air selama musim kemarau.

IKLAN

“Penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami terus melakukan pemantauan dan pendataan terhadap wilayah yang mengalami kesulitan air bersih,” kata Abdul Muis, Jumat 02 Oktober 2026.

Abdul Muis menambahkan, masyarakat semakin merasakan kekeringan seiring berlangsungnya musim kemarau dan cuaca panas. Karena itu, BPBD mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan mengutamakan kebutuhan dasar.

“Kami mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak, efektif dan efisien. Air yang tersedia hendaknya diprioritaskan untuk kebutuhan yang paling mendesak,” ungkapnya.

IKLAN

Selain melakukan distribusi air, BPBD Kabupaten Bima juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat TNI-Polri. Kemudian, organisasi perangkat daerah terkait untuk memetakan wilayah yang membutuhkan penanganan.

Menurut Abdul Muis, kebutuhan mendesak di sejumlah wilayah terdampak kekeringan saat ini salah satunya adalah tandon air untuk mendukung penyimpanan dan distribusi air kepada masyarakat.

“Koordinasi dengan desa, kecamatan dan dinas terkait terus dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan dapat berjalan sesuai kebutuhan masyarakat,” ucapnya menegaskan.

Rincian Penyaluran Air Bersih

Sekedar informasi rincian penyaluran air bersih, antara lain di Desa Waduwani, Kecamatan Woha, bantuan air bersih tersalurkan sebanyak dua rit atau sekitar 10.000 liter air. Bantuan itu untuk memenuhi kebutuhan 135 kepala keluarga atau 427 jiwa yang terdampak kekeringan.

Selanjutnya, distribusi dilakukan di Dusun III Desa Roka, Kecamatan Belo. Sebanyak 10.000 liter air bersih tersalurkan untuk kebutuhan 143 KK atau 436 jiwa.

Sementara di Desa Nata, Kecamatan Palibelo, distribusi air bersih berlangsung sekitar pukul 16.10 Wita. Bantuan sebanyak 10.000 liter bagi 147 KK atau 451 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Dengan demikian, total bantuan air bersih yang tersalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai 30.000 liter dengan jumlah penerima sebanyak 425 KK atau 1.314 jiwa.

Dalam momentum itu, BPBD Kabupaten Bima juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi lainnya yang dapat terjadi selama perubahan kondisi cuaca. Termasuk kebakaran hutan dan lahan. (*)

Artikel Terkait