PemerintahanSumbawa Barat

33 Pemuda KSB Terjerat Narkoba, Peran Organisasi dan Olahraga Diperkuat

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Maraknya penyalahgunaan narkoba kini menyasar generasi muda di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Bahkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbawa Barat mencatat, 33 dari 44 pasien rehabilitasi merupakan kalangan muda.

Rasa ingin tahu serta pengaruh lingkungan menjadi pemicu utama fenomena tersebut. Oleh karena itu, kondisi ini menuntut langkah nyata melalui pengalihan energi pemuda menuju kegiatan positif.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) KSB, Nurdin Rahman, melalui Kabid Pemuda dan Olahraga, Rizky, mendorong keaktifan generasi muda dalam wadah organisasi. Selanjutnya, pihak dinas merancang strategi pencegahan berbasis komunitas mulai dari tingkat desa.

IKLAN

“Masyarakat harus memulai pencegahan dari lingkup keluarga hingga RT dan desa,” ujarnya, Rabu, 12 Agustus 2026.

Selain itu, pihak dinas memperkuat koordinasi bersama kepolisian demi mengawasi jalur masuk narkoba. Langkah ini berjalan selaras dengan penguatan benteng pertahanan sosial di tengah masyarakat.

Di samping itu, Disparpora menggandeng Kesbangpol untuk mengoptimalkan kinerja Tim TP4GN. Sebab, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci utama dalam memutus rantai peredaran barang haram.

“Kami menyusun rencana kerja pencegahan jangka panjang bersama Kesbangpol KSB,” ujarnya.

Meskipun pemerintah daerah baru mencairkan anggaran program secara penuh pada 2027, keterbatasan dana tidak menghentikan arus kegiatan pemuda di wilayah KSB.

Maka dari itu, Disparpora memanfaatkan kemitraan bersama pihak swasta dan dinas terkait untuk menjaga kesinambungan program. Langkah ini memastikan pembinaan kepemudaan tetap berjalan tanpa hambatan.

“Pemuda bisa mengusulkan program positif cukup melalui SK Kepala Desa,” tambahnya.

Sebagaimana mestinya, organisasi seperti KNPI, Karang Taruna, remaja masjid, hingga klub olahraga menjadi ruang berekspresi. Wadah resmi ini efektif menjauhkan anak muda dari pengaruh aktivitas negatif, termasuk keterlibatan dalam narkotika.

“Sinergi seluruh lapisan masyarakat akan menyelamatkan masa depan generasi muda KSB,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait