NasionalPemerintahan

Sisi Lain di Balik Meriahnya Sambutan Kunjungan Kerja Prabowo di Lombok Barat

Mataram (NTBSatu) – Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meninjau sejumlah program pembangunan daerah, termasuk meresmikan Bendungan Meninting pada Jumat, 10 Juli 2026.

Di balik kemeriahan agenda formal kepresidenan dan pengawalan ketat protokoler, kedatangan presiden ini menyisakan banyak cerita unik dan dinamika tak terduga di lapangan.

Berdasarkan pantauan NTBSatu di lapangan, berikut sejumlah sisi lain acara kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Lombok Barat:

IKLAN

Aksi Nekat Mahasiswa

Perjalanan rombongan kepresidenan sempat melambat ketika melintasi salah satu titik jalan protokol di Lombok Barat. Seorang mahasiswa tiba-tiba menghadang jalur kedatangan rombongan dengan membawa nota tuntutan aspirasi.

Mahasiswa tersebut memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan aspirasi terkait kebijakan dan program strategis lainnya. Momen ini cukup menegangkan sebelum aparat keamanan akhirnya mengamankan situasi secara persuasif agar arus lalu lintas kembali lancar.

Penantian Para Pelajar

Kemeriahan di sepanjang jalur Lombok Barat juga tidak terlepas dari adanya siswa Sekolah Dasar (SD). Sejak pagi anak-anak tersebut sudah terlihat sudah berdiri rapi sepanjang pinggir jalan sambil menggenggam bendera merah putih berukuran kecil.

IKLAN

Akibat adanya penyesuaian jadwal kedatangan Prabowo dan dinas protokoler di lapangan, rombongan kepresidenan baru melintas di lokasi tersebut pada siang hari.

Pernyataan Terbuka “Utang Budi” Politik

Di samping itu, dalam pidatonya, Prabowo secara terbuka mengutarakan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat NTB. Ia menegaskan dirinya merasa memiliki utang budi dan utang politik yang sangat besar.

Hal ini karena warga NTB terkenal sangat setia memberikan dukungan suara tinggi dalam beberapa kali ajang pemilihan Presiden. Sebagai komitmennya, ia akan memprioritaskan alokasi program pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, dan peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah NTB.

Larangan Berhenti Pidato dari Barisan Emak-emak

Meski sempat ada aksi dari mahasiswa, antusiasme masyarakat di titik lokasi acara utama tetap meluap. Momen unik berlangsung saat Prabowo menyampaikan pidato di atas podium di hadapan ribuan warga.

Saat Presiden bersiap menyudahi sambutannya karena keterbatasan waktu, gerombolan emak-emak di barisan depan justru melarang. Mereka meminta dengan lantang agar Prabowo melanjutkan pidatonya, yang selanjutnya disambut senyum oleh kepala negara.

Momen Humanis di Atas Kendaraan

Menyadari penantian panjang anak-anak sekolah dan warga di pinggir jalan, Presiden langsung membuka kap mobil khusus kepresidenan untuk menyapa mereka secara langsung.

Tidak hanya melambaikan tangan, ia juga memeluk dan mencium anak-anak kecil dari atas kendaraan sebagai bentuk apresiasi dan kasih sayang. (*)

Artikel Terkait