Politik

H. Iron Minta Publik Tidak Seret Gerindra dalam Kasus LAZ

Lombok Timur (NTBSatu) – Ketua DPC Partai Gerindra Lombok Timur, Haerul Warisin atau H. Iron menegaskan, kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Lombok Barat nonaktif, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), tidak memiliki kaitan dengan Partai Gerindra.

Karena itu, ia meminta semua pihak berhenti menyeret nama partainya ke dalam persoalan hukum tersebut.

“Jangan bawa-bawa nama Gerindra di kasus Bupati LAZ ini. Kasus hukum yang sedang dijalankan LAZ di KPK tidak ada kaitannya dengan Gerindra maupun petinggi Gerindra,” tegas H. Iron, Senin, 3 Agustus 2026.

IKLAN

Ia juga menepis anggapan bahwa, pihak luar dapat memengaruhi keputusan internal Gerindra, termasuk dalam penentuan pimpinan partai di daerah.

Menurutnya, Gerindra memiliki mekanisme sendiri dan tidak menerima intervensi dari partai lain.

Pernyataan itu merespons keterangan Pelaksana Tugas Ketua DPW PAN NTB, Muazzim Akbar. Sebelumnya, Muazzim menyebut, LAZ beberapa kali bertemu pimpinan DPP Partai Gerindra, termasuk Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, untuk membahas posisi Ketua DPD Gerindra NTB.

H. Iron menilai, pertemuan kepala daerah dengan pejabat di Jakarta merupakan hal yang wajar selama bertujuan membangun daerah. “Sah-sah saja kalau seorang bupati bertemu pejabat di Jakarta,” ujarnya.

Senada dengan H. Iron, Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB, Nauvar Furqany Farinduan, juga menyayangkan pernyataan Muazzim.

Ia menilai, pernyataan tersebut cenderung menyeret nama Gerindra ke dalam polemik internal PAN dan berpotensi memunculkan berbagai tafsir di tengah masyarakat. (*)

Artikel Terkait