Daerah NTB
Ditanya belum bayar Royalti Rp104 Miliar, PT AMNT: Ini antara BPK dengan Pemprov NTB
Mataram (NTB Satu) – Kejelasan penyelesaian temuan BPK terkait royalti ratusan miliar yang belum disetor PT AMNT kepada Pemprov NTB belum ada titik temu. Manajemen perusahaan tambang beroperasi di Kabupaten Sumbawa Barat ini masih menunggu sikap Pemprov NTB.
“Kami baru bisa menanggapi setelah ada arahan Pemprov NTB,” jawab Vice President Corporate Communications PT AMNT, Kartika Octaviana kepada NTBSatu.
Kartika juga tidak menjawab lugas ketika ditanya mekanisme pembayaran royalti dan kendalanya sehingga royalti Rp104 Miliar tahun 2020 menjadi temuan BPK. Soal ini, ia menyarankan bertanya ke Pemprov NTB.
“Untuk hal ini sebaiknya ditanyakan ke Pihak Pemprov saja,” jawabnya.
- Olah Raga atau Olah Kuasa? Menakar Masa Depan Atlet Dana Mbojo
- Zakat Jadi Motor Pembangunan, Baznas RI dan Gubernur Iqbal Apresiasi Lompatan Kinerja Baznas NTB
- SEMMI NTB Ajak Publik Kawal Praperadilan “Badai NTB” di PN Raba Bima
- Civitas Akademika STKIP Taman Siswa Bima Perkuat Integritas Karakter Melalui Gerakan Subuh Berjemaah ke-15
- Mengakhiri “Dapodik” Politik Olahraga Bima: Mengapa Kompetensi Harus Menyingkirkan Ambisi di KONI



