Daerah NTB

BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah NTB Tiga Hari ke Depan

Mataram (NTBSatu) – Hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat diperkirakan masih akan melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam tiga hari ke depan, 24–26 Februari 2026.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh akun Instagram resmi BMKG NTB @infobmkgntb, sebagian besar daerah di NTB masuk dalam kategori waspada hingga siaga terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai angin kencang.

Pada 24 Februari 2026, sejumlah wilayah seperti Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat, dan Kabupaten Bima berstatus siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat.

Sementara itu, Kota Bima dan Kabupaten Dompu berada pada kategori waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang di beberapa wilayah. Termasuk Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur, Sumbawa Barat, Kabupaten Bima, dan Dompu.

“Untuk 25 Februari, mayoritas wilayah NTB berstatus waspada, yakni Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, Sumbawa Barat. Sumbawa, Kabupaten Bima, Dompu, dan Kota Bima. Sementara, Kabupaten Lombok Timur berstatus siaga,” ujar Prakirawan Iklim BMKG Stasiun Klimatologi NTB, Nindya Kirana kepada NTBSatu Selasa, 24 Februari 2026.

Waspadai Gelombang Tinggi

Masih berlanjut 26 Februari 2026, hujan masih berpotensi terjadi di berbagai wilayah NTB dengan status waspada hingga siaga. Status siaga tercatat di Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Bima, sementara wilayah lainnya berada pada kategori waspada. BMKG menyatakan tidak terdapat wilayah yang berstatus awas dalam periode tersebut.

Selain potensi hujan lebat, masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir juga diminta mewaspadai gelombang laut yang dapat mencapai dua meter atau lebih. Terutama di Selat Lombok bagian Utara dan Selatan, Selat Alas bagian Utara dan Selatan. Perairan Selatan Sumbawa, Samudra Hindia Selatan NTB, serta Selat Sape bagian Utara dan Selatan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati terhadap potensi dampak bencana hidrometeorologi. Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, genangan air, angin kencang, hingga pohon tumbang dan baliho roboh.

BMKG juga berharap, masyarakat terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resminya. Guna mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah NTB. (Andini)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button