Unram Teken MoA dengan DLHK NTB dan PT Agro Eco Veda Bali, Dorong Kolaborasi Peternakan dan Lingkungan Berkelanjutan
Mataram (NTBSatu) – Universitas Mataram (Unram) melalui Fakultas Peternakan, menandatangani Memorandum of Agreement (MoA) bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan PT Agro Eco Veda Bali di Ruang Sidang Rektor, Rektorat Unram, Senin, 27 April 2026.
Rektor Unram, Prof. Dr. Sukardi, M.Pd., menegaskan, kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan lingkungan. Sekaligus, menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat.
Ia mengingatkan, pentingnya menjaga lingkungan sebagai warisan generasi mendatang yang harus dikelola secara bertanggung jawab.
“Lingkungan ini bukan hanya milik kita hari ini, tetapi juga titipan untuk anak cucu kita. Karena itu, menjadi kewajiban kita untuk menjaganya sebagai sumber kehidupan,” ujarnya.
Ia juga menekankan, kerja sama ini perlu memberi manfaat nyata untuk pengembangan akademik maupun kebutuhan masyarakat dan pelestarian lingkungan di NTB.
“Semoga kerja sama ini membuahkan hasil yang baik dan memberikan dampak bagi masyarakat, lingkungan, dan kita semua. Kami siap mendukung dan berkontribusi dalam setiap langkah kolaborasi ini,” katanya.
Dekan Fakultas Peternakan Unram, Prof. Muhamad Ali, S.Pt., M.Si., Ph.D., menjelaskan, fakultas telah membangun kerja sama ini sejak beberapa tahun terakhir melalui berbagai kegiatan peningkatan kapasitas mahasiswa dan proyek pertanian berkelanjutan.
Ia menilai, tantangan ke depan seperti keterbatasan lahan dan meningkatnya kebutuhan pangan menuntut penguatan model pertanian berkelanjutan.
“Kerja sama ini sudah kita bangun sejak beberapa tahun lalu, mulai dari peningkatan kapasitas mahasiswa hingga proyek kolaboratif. Ke depan, kita perlu mendorong model pertanian berkelanjutan,” ujarnya.
Dorong Keterlibatan Mahasiswa
Sementara itu, Marketing Director PT Agro Eco Veda Bali, Dr. Ir. Harjito menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memberdayakan generasi muda.
Ia mendorong keterlibatan mahasiswa dalam setiap program, agar praktik peternakan tetap berjalan tanpa merusak lingkungan. “Kami ingin mendorong praktik peternakan berjalan tanpa merusak lingkungan, bahkan memberi manfaat,” katanya.
Ia juga menyoroti meningkatnya degradasi hutan, sehingga diperlukan kerja sama lintas sektor untuk menjaga keberlanjutan ekosistem.
“Kami sangat konsen bagaimana hutan tetap menjadi sumber kehidupan bagi semua. Karena itu, kami ingin berpartisipasi dalam upaya pemeliharaan dan pelestarian hutan bersama mitra,” ujarnya.
Dukung Tugas Pemerintah
Menanggapi hal tersebut, Kepala DLHK Provinsi NTB, Didik Mahmud Gunawan Hadi, S.T., M.Si., menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mendukung tugas pemerintah daerah di bidang lingkungan hidup dan kehutanan.
Ia menargetkan implementasi kerja sama berjalan efektif dan memberi dampak langsung bagi masyarakat. “Ini langkah strategis kami terkait tugas dan fungsi di Dinas Kehutanan. Kami berharap tujuan kerja sama ini terlaksana dengan baik,” katanya.
Usai rangkaian sambutan, para pihak menandatangani MoA sebagai bentuk komitmen bersama. Kerja sama ini diharapkan memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha dalam mendorong peternakan berkelanjutan serta pelestarian lingkungan di NTB.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Rektor Unram, para wakil rektor, Staf Ahli Gubernur NTB, Dekan dan Wakil Dekan Fakultas Peternakan, Kepala LPPM, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, serta sejumlah dosen Fakultas Peternakan. (*)



