Olahraga

FIFA Tunjuk Ismail Elfath Pimpin Semifinal Inggris vs Argentina, Ini Rekam Jejaknya

Jakarta (NTBSatu) – FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Argentina. Penunjukan tersebut menjadi salah satu sorotan mengingat pengalaman panjang Elfath di berbagai turnamen internasional, termasuk Piala Dunia 2022.

Mengutip TyC Sports, Elfath telah memimpin tiga pertandingan di Piala Dunia 2026. Ketiga laga tersebut adalah Belanda melawan Jepang. Kemudian Spanyol menghadapi Uruguay pada fase grup. Serta duel babak 16 besar antara Brasil dan Norwegia.

Selama memimpin tiga pertandingan itu, wasit berdarah Maroko tersebut mengeluarkan sembilan kartu. Terdiri atas delapan kartu kuning dan satu kartu merah.

IKLAN

Ia memberikan kartu merah kepada pemain Uruguay, Agustin Canobbio, setelah melakukan tekel terhadap Pau Cubarsi dalam pertandingan Spanyol kontra Uruguay.

Meski keputusan tersebut tepat, penampilan Elfath tetap menuai sorotan. Media Spanyol mengkritiknya karena hanya memberikan kartu kuning kepada Nicolas de la Cruz usai melanggar Nico Williams. Akibat pelanggaran itu, winger Athletic Bilbao tersebut harus absen dalam dua pertandingan berikutnya.

Sementara pada laga Brasil melawan Norwegia, Elfath sempat tidak memberikan hadiah penalti saat Kristoffer Ajer melanggar Matheus Cunha. Namun, setelah mendapat masukan dari Video Assistant Referee (VAR), ia mengubah keputusannya dan menunjuk titik putih.

IKLAN

Sayangnya, Bruno Guimaraes gagal memanfaatkan peluang tersebut. Menjelang akhir pertandingan, Elfath kembali menunjuk titik penalti setelah Leo Ostigard melanggar Casemiro. Kali ini, Neymar berhasil menuntaskan tugasnya dan membawa Brasil mencetak gol dari eksekusi penalti.

Karier Ismail Elfath

Ismail Elfath memulai kariernya sebagai wasit di Amerika Serikat setelah hijrah dari Maroko pada 2001 untuk menempuh pendidikan.

Setelah memperoleh kewarganegaraan Amerika Serikat, ia mulai terlibat di Major League Soccer (MLS) pada 2011 sebagai ofisial keempat. Sebelum dipercaya menjadi wasit utama setahun kemudian.

Kariernya terus menanjak hingga memperoleh lisensi wasit FIFA pada 2016. Pada tahun yang sama, Elfath mencatat sejarah sebagai wasit dalam pertandingan pertama di dunia yang menggunakan teknologi VAR. Yakni laga New York Red Bulls II melawan Orlando City B.

Di level internasional, Elfath telah memimpin sejumlah turnamen bergengsi, seperti Piala Dunia U-20 2019, Olimpiade Tokyo 2020, Piala Emas Concacaf 2019 dan 2021, serta Copa America 2024.

Debutnya di Piala Dunia senior terjadi pada edisi Qatar 2022. Pada Piala Dunia 2022, Elfath memimpin tiga pertandingan. Yakni Portugal melawan Ghana, Kamerun kontra Brasil, dan Jepang menghadapi Kroasia di babak 16 besar.

Salah satu momen yang paling dikenang terjadi saat ia mengusir penyerang Kamerun, Vincent Aboubakar. Setelah sang pemain menerima kartu kuning kedua akibat membuka jersey saat merayakan gol ke gawang Brasil. Sebelum mengeluarkan kartu merah, Elfath sempat berjabat tangan dengan Aboubakar.

Selain itu, Elfath juga bertugas sebagai ofisial keempat pada final Piala Dunia 2022 antara Argentina dan Prancis. Bersama tiga ofisial lainnya, ia menjadi bagian dari tim wasit asal Amerika Serikat pertama yang bertugas pada partai final Piala Dunia.

Pengalaman Elfath memimpin pertandingan yang melibatkan Argentina juga bukan hal baru. Ia pernah menjadi wasit laga Argentina melawan Spanyol pada Olimpiade Tokyo 2020.

Sebagai wasit MLS, Elfath juga telah beberapa kali memimpin pertandingan yang melibatkan Lionel Messi. Salah satu yang paling menonjol adalah final Leagues Cup 2023, saat Inter Miami yang diperkuat Messi keluar sebagai juara usai mengalahkan Nashville melalui adu penalti. (04)

Artikel Terkait