Gubernur Iqbal Pastikan Tak Terlibat Pembayaran Hosting Fee MotoGP Mandalika 2026
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB tidak lagi terlibat dalam pembiayaan hosting fee MotoGP Mandalika 2026. Ajang MotoGP Mandalika tersebut akan berlangsung pada 9-11 Oktober 2026 mendatang.
Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal menegaskan, pemerintah pusat kini menangani hosting fee ajang balap dunia tersebut.
“Oh, itu urusan pemerintah pusat lah kalau hosting fee itu,” kata Iqbal kepada wartawan, Senin, 29 Juni 2026.
Ia juga mengatakan, Pemprov NTB tetap mendukung penyelenggaraan MotoGP. Namun, pemerintah daerah tidak lagi berbagi anggaran untuk membayar hosting fee kepada Dorna. Sebagai pemilik linsensi event balap motor internasional itu.
Dalam hal in, Pemprov NTB akan memberi dukungan dalam bentuk bantuan non-tunai (in-kind). “Kita memberikan bantuan dalam bentuk in-kind (non-tunai),” ujarnya.
Mantan Dubes Indonesia untuk Turki ini menjelaskan, bantuan tersebut mencakup layanan kesehatan. Sebelumnya, penyelenggara menanggung biaya tim kesehatan hingga miliaran rupiah.
Sejak tahun lalu, Pemprov NTB menggratiskan layanan itu dengan membayar biaya pelayanan rumah sakit.
“In-kind itu kayak misalnya dulu mereka bayar untuk tim kesehatan, itu mahal berapa miliar. Sejak tahun lalu kita gratiskan. Jadi dari Pemda yang akan bayar ke rumah sakit. Tapi tetap ada nilainya,” jelasnya.
Namun, Gubernur Iqbal menegaskan tidak ada aturan yang mewajibkan pemerintah daerah ikut membayar hosting fee. Meski begitu, Pemprov NTB tetap berkontribusi sebagai tuan rumah MotoGP.
“Pemerintah daerah sebagai host, sebagai tempat, harus berkontribusi, mendukung,” katanya.
Bantu Siapkan Kebutuhan MotoGP
Menurut dia, Pemprov NTB juga akan tetap membantu penyelenggara menyiapkan berbagai kebutuhan MotoGP.
Tahun lalu, Pemprov NTB menyediakan layanan shuttle bus dari Mataram dan Praya menuju Sirkuit Mandalika, membantu layanan kesehatan, serta menyediakan dukungan helikopter.
“Tahun lalu kita mulai dari penyiapan transport shuttle bus, kemudian dari medical kita bantu. Dari helikopter juga kita bantu, walaupun enggak punya, ya minjem-minjem,” ujarnya.
Selain itu, Pemprov NTB juga akan kembali mendukung pagelaran kebudayaan selama MotoGP berlangsung. “Untuk pagelaran kebudayaannya juga kita bantu. Mana yang bisa, ya kita bantu,” katanya.
Terkait target penonton MotoGP tahun ini, Gubernur Iqbal berharap jumlah penonton minimal menyamai capaian tahun lalu yang sudah mencapai kapasitas penuh.
Namun, ia mengatakan lebih mengutamakan kualitas wisatawan daripada sekadar jumlah penonton.
“Mudah-mudahan sama dengan tahun lalu. Tahun lalu sudah full capacit. Yang kita harapkan bukan sekadar angkanya, tetapi kualitas penonton yang datang,” katanya. (*)




