Nasional

Prabowo: Danantara Kelola Aset Bangsa Rp17 Ribu Triliun untuk Anak dan Cucu Kita

Jakarta (NTBSatu) – Presiden Prabowo Subianto membanggakan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), yang ia sebut mengelola kekayaan bangsa senilai US$1 triliun atau sekitar Rp17 ribu triliun.

Pernyataan itu Prabowo sampaikan di hadapan warga Kebumen, Jawa Tengah, dalam acara Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan, Sabtu, 23 Mei 2026.

Menurut Prabowo, Danantara merupakan dana kedaulatan Indonesia yang mengelola lebih dari seribu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dengan total aset mencapai Rp17 ribu triliun.

IKLAN

“Jadi mereka mengelola kekayaan seluruh bangsa. Untuk anak dan cucu kita selanjutnya,” kata Prabowo, mengutip siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga menitipkan pesan kepada COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria. Agar mengelola kekayaan negara itu dengan baik.

Ia menegaskan, dana yang dikelola merupakan uang rakyat yang harus dikembalikan untuk kesejahteraan masyarakat. “Jadi harus diurus baik-baik ya. Pak Doni sama semua stafnya. Jangan bocor. Jangan menguap uang itu, uang rakyat itu,” tegasnya.

IKLAN

BPI Danantara merupakan sovereign wealth fund Indonesia yang mengelola aset negara secara terpusat. Pembentukan lembaga itu pada masa pemerintahan Prabowo dengan modal dasar sekitar Rp1.000 triliun.

Saat ini, Pemimpin Danantara adalah Rosan Roeslani sebagai Chief Executive Officer (CEO). Di bawah kepemimpinannya, Danantara baru membentuk BUMN baru bernama PT Danantara Sumber Daya Indonesia yang bertugas mengatur tata kelola ekspor komoditas Sumber Daya Alam (SDA).

Adapun fokus utama Danantara adalah mengelola dan mengonsolidasikan aset-aset BUMN besar. Sekaligus, bertindak sebagai pengawas terpusat terhadap transaksi ekspor komoditas guna menutup celah kebocoran devisa negara. (*)

Artikel Terkait

Back to top button