Perubahan APBD Sumbawa 2026 Fokus Perkuat Jalan hingga Layanan Dasar
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa mengarahkan Perubahan APBD 2026 untuk memperkuat infrastruktur dan layanan dasar. Pemkab Sumbawa juga menaruh perhatian pada akses produksi masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetiyo, S.Sos., M.AP., mengatakan pemerintah memprioritaskan sarana dan prasarana pendidikan serta kesehatan.
Kedua sektor tersebut berkaitan dengan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Selain itu, pemerintah juga memperhatikan konektivitas antarwilayah.
Budi menyampaikan hal tersebut usai mengikuti Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumbawa, Kamis, 10 September 2026.
Menurutnya, pemerintah ingin menjaga akses masyarakat. Juga, mendukung mobilitas dan aktivitas produksi.
“Infrastruktur dan konektivitas wilayah menjadi salah satu perhatian utama dalam perubahan anggaran. Keduanya berkaitan langsung dengan akses masyarakat, mobilitas serta kelancaran aktivitas produksi,” ujar Budi.
Budi menyebut, jalan dan jembatan sebagai bagian penting dalam mendukung akses produksi masyarakat. Pemerintah juga memperhatikan jaringan drainase.
“Kita ingin memastikan semua akses produksi masyarakat, minimal dengan adanya perubahan anggaran ini bisa memberikan atensi khusus terhadap jalan, jembatan, termasuk juga jaringan-jaringan drainase,” katanya.
Selain itu, pemerintah memperhatikan kebutuhan sektor pertanian. Salah satunya melalui pembangunan sumur dan akses air untuk mendukung kegiatan masyarakat.
Budi menegaskan, pemerintah tidak hanya memaknai infrastruktur sebagai pembangunan fisik. Pemerintah juga mencakup pendidikan, kesehatan, pertanian, dan investasi dalam agenda penguatan infrastruktur.
“Jangan hanya bicara tentang infrastruktur secara fisik, tetapi infrastruktur juga kita akan bicara di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, termasuk juga di bidang-bidang lain. Termasuk juga kita penguatan di investasi,” jelasnya.
Delapan Program Prioritas Berlanjut
Budi mengatakan, arah perubahan anggaran tersebut masuk dalam rangkaian delapan program prioritas pembangunan daerah.
Program tersebut mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan nilai budaya Sumbawa, tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.
Kemudian, pemerintah juga menaruh perhatian pada infrastruktur dan konektivitas. Selain itu, pemerintah memperkuat lingkungan dan mitigasi bencana.
Pemkab Sumbawa juga mendorong ekonomi yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Pemerintah turut memperkuat riset dan inovasi serta upaya pengentasan kemiskinan.
Budi mengatakan arah pembangunan tersebut juga berkaitan dengan penyusunan KUA-PPAS 2027. Namun, pemerintah belum mengetahui kapasitas fiskal untuk tahun depan.
“Kita belum tahu kekuatan fiskal kita di 2027, tetapi desain besarnya pada KUA-PPAS 2027 yang sudah kita bahas terdahulu juga menjadi rangkaian dari sistem yang kita bangun untuk memberikan perhatian terhadap pelayanan dasar dan infrastrukturnya,” pungkasnya. (*)




