Festival Selawat dan Lagu Pop Daerah Sumbawa Gairahkan UMKM dan Syiar Islam
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Festival Selawat dan Lagu Pop Daerah Sumbawa mulai menggeliatkan aktivitas masyarakat di Kecamatan Lape. Selain menghadirkan ratusan peserta dari berbagai kecamatan, festival tersebut juga membuka ruang promosi bagi pelaku UMKM sekaligus memperkuat syiar Islam melalui seni dan budaya daerah.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, membuka festival yang berlangsung di Lapangan Samba Koni, Kecamatan Lape, Senin, 27 Juli 2026. Panitia menjadwalkan rangkaian kegiatan berlangsung hingga 31 Juli 2026.
Ratusan peserta mengikuti perlombaan selawat dan lagu pop daerah sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya Sumbawa sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ansori menilai festival tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan. Menurutnya, kegiatan itu juga memperkuat persatuan, menanamkan nilai-nilai keagamaan, dan membangun karakter generasi muda melalui seni budaya.
“Melalui selawat, kita menunjukkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Semoga dengan kecintaan itu kita memperoleh syafaat beliau di akhirat kelak,” ujarnya.
Dorong Ekonomi Warga
Selain memperkuat syiar Islam, Ansori menilai festival juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Selama kegiatan berlangsung, para pelaku UMKM memanfaatkan momentum itu untuk memasarkan berbagai produk kepada pengunjung.
Menurutnya, kehadiran peserta dan masyarakat dari berbagai wilayah mampu meningkatkan aktivitas perdagangan di sekitar lokasi acara. Kondisi tersebut memberi peluang bagi pelaku usaha kecil untuk menambah pendapatan.
Karena itu, Ansori berharap pemerintah dan masyarakat terus menjaga keberlanjutan festival tersebut. Ia meyakini kegiatan serupa mampu memperkuat seni budaya lokal sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Festival ini harus terus kita jaga dan kita laksanakan secara rutin. Selain menjadi wadah syiar Islam dan pelestarian budaya daerah, kegiatan ini juga mampu memperkuat kebersamaan masyarakat serta menggerakkan UMKM,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung kegiatan seni dan budaya yang membawa manfaat bagi daerah. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni, dan masyarakat akan memperkuat identitas budaya Sumbawa sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. (*)




