Olahraga

“Kutukan Mandalika”: Bisakah Marc Marquez Tembus Garis Finis di Lombok?

Mataram (NTBSatu) – Marc Marquez kembali ke Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk seri ke-17 MotoGP 2026 pada 9-11 Oktober. Pebalap Ducati Lenovo itu membawa catatan yang belum pernah berubah: tidak sekali pun finis di balapan utama sejak sirkuit ini menggelar MotoGP pada 2022.

Rekor tersebut kembali menjadi sorotan karena Marquez datang dalam posisi menentukan. Ia menyapu sprint dan balapan utama MotoGP Jepang di Motegi, Minggu, 4 Oktober 2026. Sehingga selisihnya dari pemuncak klasemen Jorge Martin (Aprilia) tinggal dua poin. Marquez mengoleksi 331 poin dan Martin 333 poin. Perebutan gelar kini praktis menjadi duel enam seri, termasuk Mandalika.

Di Lombok, ceritanya berbeda. Beberapa musim menyebut rangkaian hasil buruk sang juara dunia bertahan itu sebagai “kutukan Mandalika”. Marquez tidak ikut balapan pada edisi perdana 2022, lalu gagal finis pada 2023 dan 2024. Edisi 2025 berakhir dengan cedera bahu yang membuatnya absen hingga akhir musim.

IKLAN

Marquez sendiri mengakui hal itu. Saat ditanya sirkuit mana yang paling ia waspadai di sisa musim 2026, ia menyebut Indonesia. “Setiap tahun saya punya memori buruk di sana,” ujarnya, mengutip Crash.net. Ia menambahkan, di sirkuit lain ia merasa cukup baik.

Sirkuit Mandalika Tantangan untuk Marquez

Melihat rekor kelam tersebut, pengamat sekaligus mantan pebalap MotoGP, Dani Pedrosa, menilai karakter lintasan Mandalika akan memberikan tantangan berat bagi  Marquez.

Mengutip dari Juara.net, Pedrosa menyoroti kerumitan tata letak sirkuit serta dominasi tim rival: “Saya pikir dua sektor pertama Sirkuit Mandalika sangat menguntungkan Aprilia,” ungkap Pedrosa mengenai keunggulan motor kompetitor di lintasan tersebut.

IKLAN

Kendati demikian, optimisme tetap disuarakan oleh pengamat balap lainnya setelah melihat tren positif sang pebalap. Menurut laporan Okezone.com pada 4 Oktober 2026 usai meraih kemenangan gemilang di Motegi, Marquez sendiri mengakui bahwa perasaannya sangat bagus dan ia memiliki kepercayaan diri tinggi untuk memutus tren buruk di Lombok.

“Perasaan saya sangat bagus terutama setelah menang di MotoGP Jepang,” Ujar Marquez mengomentari modal berharganya jelang seri Mandalika.

Seri Mandalika berlangsung 9-11 Oktober. Sprint digelar Sabtu, 10 Oktober 2026. Sedangkan balapan utama berlangsung Minggu, 11 Oktober 2026 pukul 15.00 Wita. Publik balap menanti apakah Marquez akhirnya melihat bendera finis di Lombok, atau justru rentetan nasib sial itu kembali terulang? (M/Mufidah)

Artikel Terkait