Lombok Timur

Dermaga Terbatas, 20 Kapal Ferry Pelabuhan Kayangan-Pototano Tak Bisa Beroperasi Optimal

Lombok Timur (NTBSatu) – Keterbatasan dermaga di lintasan penyeberangan Kayangan–Pototano menjadi hambatan utama layanan transportasi laut di NTB. Kondisi ini membuat puluhan kapal ferry belum dapat beroperasi secara optimal.

Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menyoroti keterbatasan dermaga saat mengunjungi Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur. Menurutnya, kondisi itu membuat operasional kapal ferry belum optimal.

Menurut Bambang, saat ini terdapat sekitar 28 kapal yang siap beroperasi di lintasan tersebut. Namun, rata-rata hanya delapan kapal yang dapat melayani penyeberangan setiap hari.

IKLAN

Keterbatasan dermaga membuat operator belum dapat mengoperasikan sekitar 20 kapal secara maksimal, untuk melayani penumpang dan distribusi logistik antarpulau.

“Harusnya kapasitas operasional bisa lebih besar. Tapi karena keterbatasan dermaga, banyak kapal belum bisa digunakan secara optimal,” ujarnya saat ditemui, Sabtu, 27 Juni 2026.

Ia menilai kondisi ini berdampak langsung pada kelancaran arus penyeberangan, terutama saat terjadi lonjakan penumpang maupun kendaraan.

IKLAN

Menurutnya, penambahan infrastruktur pelabuhan menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kapasitas layanan. Salah satu solusi yang didorong adalah pembangunan dermaga ketiga di Pelabuhan Pototano.

Bambang mengatakan, penambahan dermaga akan membantu mempercepat proses bongkar muat sekaligus mengurangi antrean kendaraan yang kerap terjadi pada periode sibuk.

Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang mulai menyiapkan dukungan anggaran untuk pengembangan infrastruktur pelabuhan.

Menurutnya, penguatan fasilitas penyeberangan tidak hanya penting untuk pelayanan masyarakat, tetapi juga mendukung konektivitas ekonomi antara Nusa Tenggara Barat dan wilayah sekitarnya.

“Kalau dermaga bertambah, pergerakan kapal akan lebih lancar dan pelayanan kepada masyarakat juga meningkat,” tegasnya.

Ia mendorong pemerintah segera merealisasikan pengembangan Pelabuhan Pototano untuk mempercepat, mengamankan, dan meningkatkan kenyamanan layanan penyeberangan di lintas Pototano – Kayangan. (*)

Artikel Terkait