128 Warga Laporkan Akun Facebook “Ike We Lah” ke Polres Lotim, Diduga Hina Bupati H. Iron
Lombok Timur (NTBSatu) – Sebanyak 128 warga Lombok Timur (Lotim) melaporkan akun Facebook bernama “Ike We Lah” ke Polres Lombok Timur. Laporan tersebut berkaitan dengan komentar bernada kebencian yang dinilai menyerang Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin alias H. Iron melalui media sosial.
Salah seorang pelapor, Lalu Henry mengatakan, laporan itu berasal dari masyarakat di sejumlah kecamatan. Para pelapor menyampaikan laporan atas nama pribadi, bukan mewakili organisasi maupun lembaga tertentu.
“Hari ini pengaduan yang masuk sebanyak 128 orang. Masing-masing pengaduan atas nama pribadi dari beberapa kecamatan,” kata Henry, Senin, 21 Juli 2026.
Henry menyebut, warga yang melapor berasal dari beberapa wilayah, seperti Kecamatan Pringgabaya, Lenek, Aikmel, Terara, Sakra Barat, Pringgasela, dan Sambelia.
Komentar Dinilai Tidak Sesuai
Menurut Henry, warga mempermasalahkan sejumlah komentar pada akun Facebook tersebut karena dinilai menggunakan bahasa yang tidak tepat saat membawa nama Bupati Lombok Timur, H. Iron.
Namun, ia tidak menyampaikan secara rinci isi komentar yang menjadi dasar laporan tersebut. Ia meminta masyarakat melihat langsung unggahan pada akun Facebook “Ika We Lah”.
“Intinya tidak sesuai. Masyarakat membahasakan seperti itu kepada pemerintahan Lombok Timur,” ujarnya.
Henry berharap, kepolisian segera menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan masyarakat. Ia menyerahkan proses selanjutnya kepada aparat penegak hukum.
Selain itu, Henry mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga etika dalam menyampaikan pendapat, terutama di ruang digital.
Menurutnya, masyarakat boleh mengkritik pemerintah, tetapi harus menyampaikan kritik tersebut dengan cara yang baik.
“Kritik mari kritik yang membangun. Jangan menyerang atas nama individu ataupun personal,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat Lombok Timur menggunakan media sosial secara bijak dan menghindari penggunaan bahasa yang dapat merugikan pihak lain.
Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Lombok Timur, Taufan Pradita mengatakan, hingga kini, Bupati Lombok Timur, H. Iron belum memberikan tanggapan terkait persoalan tersebut.
“Sampai dengan saat ini Bapak tidak ada berkomentar terkait ini. Sepertinya beliau sudah tahu. Mungkin beliau lebih memilih fokus bekerja daripada menanggapi komentar akun hater,” kata Taufan. (*)




