Hukrim

Genap Sebulan, Mahasiswa Desak Polresta Mataram Segera Usut Tuntas Kematian NDR

Mataram (NTBSatu)Aliansi Mahasiswa Samawa bersama BEM Universitas Mataram (Unram) mengawal ketat kasus kematian Nadya Dwi Ramadhany (NDR). Pasalnya, kasus kematian mahasiswi asal Sumbawa Barat ini belum menemui titik terang setelah genap satu bulan berlalu.

Mereka menilai, penanganan kasus berjalan sangat lambat. Publik juga terus mempertanyakan keseriusan aparat dalam mengungkap misteri ini. Berbagai informasi di lapangan menunjukkan adanya dugaan kuat mengenai kematian yang tidak wajar. Kematian seorang mahasiswa merupakan luka mendalam bagi dunia pendidikan.

Ketua Aliansi Mahasiswa Samawa, Dymas Prayoga, meminta polisi tidak menganggap remeh kasus ini.

IKLAN

“Ini perihal nyawa mahasiswa yang merantau ingin belajar namun meninggal tanpa kejelasan dan sebab sampai hari ini,” tegasnya, Rabu, 17 Juni 2026.

Menurutnya, lambatnya penanganan kasus memicu keresahan besar bagi ribuan perantau di Kota Mataram.

Sementara itu, Ketua BEM Unram, Mavi Adiek Garlosa, juga menuntut transparansi total dari aparat kepolisian.

IKLAN

“Nyawa seorang mahasiswa tidak boleh diperlakukan sebagai angka statistik yang hilang tanpa kejelasan. Kampus harus menjadi ruang aman bagi mahasiswa, termasuk ketika mereka berada di lingkungan sosial dan tempat tinggalnya,” ujar Mavi.

Ia menuntut kepastian hukum secara terbuka dari tim penyidik Polresta Mataram. Mereka tidak ingin muncul ketidakpercayaan publik terhadap proses hukum yang sedang berjalan saat ini.

Bukti Forensik dan Olah TKP

Pihak Polresta Mataram telah memeriksa sejumlah saksi di lapangan. Penyidik juga menerjunkan tim K-9 saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan. Tim laboratorium forensik turut menguji berbagai sampel dari lokasi kejadian.

Namun menurutnya, hingga kini publik belum mendapatkan penjelasan yang memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan. Mahasiswa mendesak polisi memaksimalkan pemeriksaan seluruh barang bukti tanpa ada fakta tersembunyi.

Komitmen Mengawal Kasus NDR

Aliansi mahasiswa berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka meminta polisi segera menangkap pelaku jika terbukti ada unsur tindak pidana.

“Ketika hukum lambat memberikan kepastian, maka negara sedang mempertaruhkan kepercayaan rakyatnya,” tutup Dymas. (*)

Artikel Terkait