Lombok Tengah

Kebakaran Rumah Adat Sade, Tabungan Rp100 Juta Milik Warga Ikut Ludes

Lombok Tengah (NTBSatu) – Uang tabungan sekitar Rp100 juta milik Wanah (70), warga Rumah Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, ikut hangus dalam insiden kebakaran pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026.

Anak Wanah, Marwan mengatakan, uang tersebut merupakan tabungan ayahnya yang dikumpulkan sejak awal 2000-an. Wanah menyimpan uang itu untuk kebutuhan keluarga jika sewaktu-waktu sakit atau membutuhkan biaya.

“Bapak saya nabung dari awal 2000-an. Beliau penjahit dan penabuh gendang beleq,” kata Marwan kepada NTBSatu, Senin 24 Agustus 2026.

IKLAN

Sisa uang yang terbakar kemudian ditemukan saat proses pembersihan puing-puing rumah adat Sade pada Senin, 24 Agustus 2026 pagi.

Pada hari pertama, keluarga masih berhasil menyelamatkan sekitar Rp2 juta. Dalam proses pembersihan terbaru, mereka kembali menemukan sisa uang sekitar Rp5 juta.

Marwan mengatakan, kini ia mengumpulkan sisa uang tersebut untuk membawanya ke bank dan menukarkannya. ”Kumpulkan dulu, nanti yang masih bisa kita tukar di bank,” ujarnya.

IKLAN

Sebelum api membesar, keluarga sempat berupaya menyelamatkan uang tersebut. Namun, kobaran api yang sudah tinggi membuat mereka tidak bisa kembali masuk ke dalam rumah.

“Sempat mau ngejar, tapi kan api sudah naik,” ujarnya.

Meski kehilangan tabungan yang keluarganya kumpulkan selama puluhan tahun, Marwan mengaku telah mengikhlaskan uang tersebut. “Saya sudah mengikhlaskan, yang penting selamat,” katanya.

Kebakaran melanda kawasan Rumah Adat Sade pada Sabtu malam dan menghanguskan sejumlah rumah serta harta benda milik warga. Proses pembersihan dan pencarian sisa barang berharga masih berlangsung hingga Senin pagi.(*)

Artikel Terkait