Sister City Mataram-Pengzhou China Hidup Lagi, Peluang Investasi Industri Lokal Terbuka Lebar
Mataram (NTBSatu) — Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram bersiap menyambut kedatangan delegasi Kota Pengzhou, Provinsi Sichuan, China, pada 23 Juni 2026 mendatang terkaot komitmen kerja sama Sister City yang sempat vakum selama beberapa tahun.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Mataram, I Nyoman Suwandiasa mengungkapkan, kedatangan delegasi tersebut merupakan kunjungan balasan setelah Pemkot Mataram melawat ke Pengzhou pada 2019.
Agenda itu sekaligus memperkuat hubungan bilateral yang tertunda akibat pandemi Covid-19 dan bencana gempa bumi.
Menariknya, kerja sama ini lahir dari ketertarikan Kota Pengzhou terhadap potensi yang dimiliki Mataram dan Pulau Lombok.
Kota yang berada di wilayah pedalaman China itu menaruh perhatian besar pada pengelolaan wisata pesisir.
“Sebab latar belakang kita menjalin kerja sama itu sebetulnya inisiatif mereka. Pengzhou ini kotanya berada di pedalaman. Jadi mereka sangat tertarik dengan suasana pantai dan pengelolaan pariwisata pantai kita,” ujar Nyoman, Minggu, 14 Juni 2026.
Selain membawa misi diplomatik antarpemerintah, Wakil Wali Kota Pengzhou juga mengajak sejumlah pelaku usaha untuk menjajaki peluang investasi strategis di Mataram.
Sektor farmasi dan pengolahan makanan menjadi fokus utama kunjungan tersebut.
“Delegasi dari China yang dipimpin oleh Wakil Wali Kotanya akan datang bersama beberapa pengusaha yang bergerak di sektor farmasi dan pengolahan makanan. Jadi selain agendanya adalah penandatanganan Sister City, juga semacam benchmark bisnis,” tambah Nyoman.
Pemkot Mataram menyambut antusias rencana kunjungan tersebut. Harapannya, kerja sama Sister City ini tidak hanya mempererat hubungan antardaerah.
Namun juga dapat membuka peluang investasi baru yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, sektor pariwisata, serta industri lokal Kota Mataram. (*)




