BAZNAS NTB Gelar Pelatihan Tukang Las dan Bangunan, Fokus Pemberdayaan Mustahik
Mataram (NTBSatu) — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) NTB menggelar pelatihan keterampilan tukang las dan bangunan bagi masyarakat di SMKN 3 Mataram, Jumat, 17 Juli 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi agar penerima zakat (mustahik) dapat mandiri hingga menjadi pembayar zakat (muzakki).
Ketua BAZNAS NTB, Lalu M. Iqbal Murad mengatakan, pelatihan bertajuk Tukang Berdaya: Terampil Berkarya Menuju NTB Makmur Mendunia itu berlangsung selama dua hari. Peserta dibekali keterampilan di bidang konstruksi pengelasan dan bangunan untuk meningkatkan kompetensi serta peluang kerja.
Menurut Iqbal, program tersebut merupakan implementasi visi BAZNAS NTB dalam memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah secara produktif.
“Tujuan utama program ini adalah menyukseskan visi besar BAZNAS, yaitu transformasi mustahik menjadi muzakki. Hari ini mereka mungkin masih menerima manfaat dari dana zakat, infak, dan sedekah. Namun harapan kami, melalui pelatihan dan peningkatan keterampilan ini, ke depan mereka mampu mandiri, memiliki penghasilan yang lebih baik, hingga akhirnya menjadi orang yang memberi dan menunaikan zakat kepada orang lain,” ujarnya saat membuka pelatihan.
Ia menegaskan, zakat tidak semata-mata disalurkan dalam bentuk bantuan konsumtif, tetapi juga harus menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi yang mampu mengubah kehidupan masyarakat secara berkelanjutan.
Karena itu, BAZNAS NTB terus menghadirkan program-program produktif yang diharapkan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan mustahik.
Iqbal berharap para peserta memanfaatkan pelatihan tersebut dengan sungguh-sungguh agar keterampilan yang diperoleh menjadi bekal untuk memperoleh pekerjaan atau membuka usaha secara mandiri.
“Mudah-mudahan kegiatan yang penuh keberkahan ini menjadi jalan terbukanya rezeki bagi seluruh peserta. Semoga setelah mengikuti pelatihan ini mereka mendapatkan lebih banyak pekerjaan, pendapatannya meningkat, sehingga mampu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dengan lebih baik,” katanya.
Pelatihan menghadirkan instruktur berpengalaman dengan materi yang memadukan teori dan praktik lapangan. Selain kemampuan teknis pengelasan dan konstruksi bangunan, peserta juga mendapat pembekalan mengenai keselamatan kerja serta etos kerja profesional.
BAZNAS NTB berharap program tersebut mampu melahirkan tenaga kerja yang terampil dan siap bersaing di dunia kerja, sekaligus menjadi salah satu upaya pengentasan kemiskinan melalui pemanfaatan dana zakat secara produktif.
Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Ketua II BAZNAS NTB H. Zulkifli dan Kepala SMKN 3 Mataram Sulman Haris yang menyatakan dukungannya terhadap program peningkatan kompetensi tenaga kerja berbasis pemberdayaan zakat.




