Ekonomi BisnisSumbawa Barat

Dapur MBG Mulai Beroperasi, Harga Ayam dan Daging Sapi di KSB Naik

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Beroperasinya dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memicu lonjakan harga komoditas daging di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Di Pasar Tana Mira, pedagang menjual daging ayam seharga Rp45 ribu per kg. Sementara itu, harga daging sapi fresh menembus Rp130 ribu per kg.

Dapur MBG menyerap pasokan pangan dalam skala besar. Akibatnya, harga eceran di pasar langsung melonjak. Para pedagang kecil mengeluhkan kondisi ini karena modal mereka membengkak dan pasokan menjadi terbatas.

Salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Tana Mira Taliwang, Tanriabing, mengeluhkan perubahan harga yang terus terjadi sejak program berjalan.

IKLAN

“Hampir setiap hari naik sekitar seribu rupiah, sampai sekarang sudah Rp45 ribu per kilogram. Permintaan memang sedang tinggi karena anak-anak mulai masuk sekolah dan dapur MBG sudah beroperasi,” ujarnya, Jumat, 24 Juli 2026.

Tren kenaikan harga tidak hanya melanda daging ayam. Daging sapi segar juga mengalami lonjakan harga. Data Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) KSB mencatat kenaikan harga daging sapi fresh dari Rp120 ribu menjadi Rp130 ribu per kilogram.

Pergerakan Harga Hortikultura

Berbeda dengan komoditas daging, harga bahan pangan hortikultura justru bervariasi. Harga tomat melandai ke angka Rp8 ribu hingga Rp9 ribu per kilogram dari posisi sebelumnya di kisaran belasan ribu rupiah. Sementara itu, harga cabai masih bertahan tinggi di kisaran Rp60 ribu hingga Rp65 ribu per kilogram.

Kepala UPTD Pengelolaan Pasar Tana Mira Taliwang, Erny Patriani, menilai harga bahan pokok secara umum masih relatif terkendali.

“Perbedaan harga antar-pedagang masih dalam batas wajar, tergantung volume pembelian dan asal pasokan barang,” ujar Erni.

Pengelola pasar bersama Diskoperindag KSB rutin memantau harga untuk menjaga stabilitas bahan pokok. Pihaknya juga mendampingi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menyusun acuan harga bahan pangan Program MBG sesuai realitas pasar.

Pengelola pasar memastikan pasokan bahan pangan di Pasar Tana Mira tetap aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Jalur distribusi komoditas berjalan lancar untuk mengantisipasi gejolak yang dapat memengaruhi daya beli warga. (*)

Artikel Terkait