Kota Mataram

Dua TPST di Mataram Siap Olah 105 Ton Sampah per Hari

Mataram (NTBSatu) – Kota Mataram segera memiliki dua Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dengan kapasitas gabungan mencapai 105 ton sampah per hari.

Tambahan kapasitas tersebut berasal dari TPST Kebon Talo, Ampenan, yang mampu mengolah sekitar 60 ton sampah per hari. Sementara itu, TPST Sandubaya saat ini mengolah sekitar 45 ton per hari.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi mengatakan, pemerintah pusat tengah membangun TPST Kebon Talo senilai Rp97 miliar.

IKLAN

Setelah pembangunan rampung, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram akan mengelola fasilitas tersebut sekaligus menanggung seluruh biaya operasional.

“Estimasi operasionalnya sekitar Rp5,4 miliar per tahun,” ujarnya, Selasa, 30 Juni 2026.

Menurut Denny, kebutuhan anggaran itu mencakup honor sumber daya manusia (SDM), bahan bakar minyak (BBM), listrik, serta berbagai kebutuhan penunjang.

IKLAN

“Pokoknya semua anggaran untuk operasional itu kita yang tanggung,” katanya.

Saat ini, proyek memasuki tahap pemagaran lahan seluas sekitar 1,4 hektare. Pemerintah pusat menjadwalkan peletakan batu pertama pada Juli 2026.

Pemkot Mataram tidak terlibat dalam pelaksanaan proyek. Karena itu, Nizar mengaku belum mengetahui kontraktor yang mengerjakan pembangunan TPST Kebon Talo.

“Kita tidak tahu yang pegang proyek ini. Karena kita hanya penerima manfaat saja,” ucapnya.

Kehadiran TPST Kebon Talo akan mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Regional Kebon Kongok. Fasilitas tersebut juga menghasilkan briket yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif.

“Komunikasi dengan PLN baik untuk ini,” katanya.

Sebagai pembanding, operasional TPST Sandubaya saat ini menghabiskan anggaran sekitar Rp1,4 miliar per tahun dengan kapasitas pengolahan mencapai 45 ton sampah setiap hari. (*)

Artikel Terkait