KKSS dan Kelompok Tani Perkuat Gerakan Sumbawa Hijau di Labuhan Kuris
Sumbawa Besar (NTBSatu) – Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Sumbawa bersama Kelompok Tani “Pada Idi” menggelar Pencanangan dan Gerakan Sumbawa Hijau di Desa Labuhan Kuris, Kecamatan Lape, Selasa, 11 Agustus 2026. Kegiatan ini mengajak masyarakat menanam pohon sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.
Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., turut hadir dalam kegiatan tersebut. Jarot mengapresiasi KKSS Kabupaten Sumbawa dan Kelompok Tani “Pada Idi” yang mengajak masyarakat menjalankan aksi penghijauan di tingkat desa.
Menurut Jarot, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Karena itu, ia mendorong masyarakat mempertahankan semangat penghijauan melalui aksi nyata di lingkungan masing-masing.
Dalam kesempatan tersebut, Jarot menilai setiap pohon yang masyarakat tanam hari ini dapat memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Ia kemudian mengajak masyarakat melihat kegiatan penghijauan sebagai bentuk investasi jangka panjang.
“Alhamdulillah, hari ini bisa berkumpul dan beraksi nyata dalam kegiatan Pencanangan dan Gerakan Sumbawa Hijau. Apresiasi setinggi-tingginya untuk Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Sumbawa dan Kelompok Tani ‘Pada Idi’ di Desa Labuhan Kuris, Lape,” ujar Jarot.
Selanjutnya, Jarot menekankan pentingnya masyarakat menjaga pohon setelah kegiatan penanaman. Menurutnya, masyarakat perlu merawat tanaman agar aksi penghijauan memberikan manfaat secara berkelanjutan.
“Satu pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi kebaikan dan kehidupan untuk anak cucu kita di masa depan. Terima kasih atas semangat dan kehangatan seluruh warga yang hadir,” kata Jarot.
Gerakan Hijau Tumbuh dari Desa
Sementara itu, keterlibatan KKSS dan kelompok tani memperlihatkan peran masyarakat dalam menjalankan Gerakan Sumbawa Hijau. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat mengambil bagian langsung dalam menjaga lingkungan di wilayahnya.
Selain itu, kegiatan penanaman pohon membuka ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan kelompok tani. Kolaborasi tersebut dapat mendorong masyarakat mengembangkan kegiatan penghijauan secara konsisten di tingkat desa.
Karena itu, Gerakan Sumbawa Hijau perlu terus mengajak masyarakat dalam berbagai aksi lingkungan. Dengan langkah tersebut, masyarakat dapat memperluas gerakan penghijauan sekaligus menjaga lingkungan untuk kebutuhan generasi berikutnya. (*)




