Kota MataramPemerintahan

Selaparang Panen Ratusan Tempah Dedoro

Mataram (NTBSatu) – Kecamatan Selaparang bersiap memanen hasil pengolahan sampah organik dari ratusan lubang Tempah Dedoro yang tersebar pada beberapa lingkungan.

Gerakan penanganan sampah berbasis masyarakat ini mulai menunjukkan hasil nyata, terutama di lokasi-lokasi pionir yang sudah berjalan sejak satu tahun lalu.

Camat Selaparang, Hidayat menjelaskan, gerakan pembuatan Tempah Dedoro dilakukan secara terintegrasi di 61 lingkungan.

Melalui dukungan APBD, setiap lingkungan mendapatkan minimal dua titik pembuatan. Namun, jumlah tersebut melesat hingga mencapai ratusan lubang berkat kolaborasi lintas pihak dan tingginya swadaya warga.

“Dari APBD kita support minimal dua tempat di masing-masing dari 61 lingkungan. Namun jumlahnya berkembang pesat menjadi ratusan lubang karena adanya partisipasi mandiri dari masyarakat serta bantuan lembaga,” ujar Hidayat, Senin, 31 Agustus 2026.

Hidayat merinci, akumulasi ratusan Tempah Dedoro juga mendapatkan bantuan sekitar 40 lubang dari Tagana yang berfokus di Kelurahan Monjok.

Selain itu, Kelurahan Rembiga juga mendapatkan kucuran dana tambahan khusus dari program Desa Berdaya tahun ini untuk menggenjot pembuatan sarana serupa.

Mengenai hasil panen, Hidayat menyampaikan bahwa mayoritas lokasi baru saat ini masih dalam tahap pemasangan dan pengisian. Kendati demikian, wilayah pionir seperti di Marong Karang Tatah telah membuktikan keberhasilan program ini.

“Untuk wilayah pionir di Marong Karang Tatah yang sudah konsisten berjalan satu tahun, sebagian lokasinya sudah panen. Dalam waktu dekat, kita bersiap untuk menggelar panen raya pupuk organik dari Tempah Dedoro di sana,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait