Mataram Incar “Hat-Trick” Kota Sangat Inovatif, 142 Inovator Lolos Kurasi Brida
Mataram (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram tengah membidik capaian hat-trick atau tiga kali berturut-turut sebagai kota dengan kategori “Sangat Inovatif” dalam ajang Innovative Government Award (IGA) atau Inovda yang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) selenggarakan.
Guna mempertahankan predikat tersebut, Brida Kota Mataram secara rutin menggelar Lomba Inovasi Daerah yang berbarengan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Mataram ke-33.
Kepala Brida Kota Mataram, I Nyoman Suwandiasa mengungkapkan, antusiasme peserta pada tahun ini terbilang sangat tinggi. Dari total 218 inovator yang mendaftar, Brida telah melakukan proses kurasi ketat berdasarkan 20 parameter yang menjadi syarat panitia pusat.
“Dari 218 tepatnya yang mendaftar, kita kurasi. Nah, dari hasil kurasi itu yang memenuhi syarat untuk memenuhi 20 parameter ada 142 inovator,” ujar Nyoman, Selasa, 7 Juli 2026.
Terbuka untuk Umum dan Beragam Sektor
Nyoman menjelaskan, lomba ini bersifat umum dan terbuka bagi siapa saja, mulai dari unsur masyarakat, dunia pendidikan (guru), tenaga kesehatan, hingga aparatur kelurahan dan kecamatan.
Inovasi yang masuk pun sangat beragam, baik yang berbasis teknologi informasi (digital/IT) maupun non-digital. Namun, seluruh inovasi tersebut wajib berkaitan dengan urusan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, seperti ketenteraman dan ketertiban umum. Selain itu, perumahan rakyat dan permukiman, Pekerjaan Umum (PU) dan sosial, kesehatan, hingga pendidikan.
Untuk tahun ini, usulan inovasi mayoritas oleh sektor pendidikan, sektor kesehatan, dan keterlibatan unsur masyarakat.
Siapkan Insentif Ratusan Juta
Sebanyak 142 inovasi yang telah lolos kurasi ini nantinya akan langsung ke pemerintah pusat untuk mendongkrak penilaian indeks inovasi daerah Kota Mataram. Nyoman mengakui, peningkatan kuantitas dan kualitas inovasi harus terus berlangsung karena daerah lain juga menunjukkan progres yang sangat kompetitif.
Sebagai bentuk apresiasi dan stimulan bagi para peserta, Pemkot Mataram telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp300 juta melalui APBD untuk memberikan insentif, baik bagi para pemenang maupun peserta yang berpartisipasi.
“Dulu ada keponakan teman yang ikut, dia ketagihan ikut terus karena kita berikan insentif. Juara maupun tidak, tetap dapat (apresiasi). Peserta saja kita berikan insentif, apalagi kalau juara,” pungkasnya diiringi canda. (*)




