Kota MataramLingkungan

Marong Tatah Panen 25 Tempah Dedoro

Mataram (NTBSatu) – Lingkungan Marong Karang Tatah, Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, kini memiliki 25 unit Tempah Dedoro sebagai sarana pengolahan sampah organik rumah tangga.

Kepala Lingkungan Marong Karang Tatah, Lalu Muhammad Ya’kub mengatakan, seluruh Tempah Dedoro tersebut sudah terpasang dan dimanfaatkan masyarakat.

Dari sekitar 250 kepala keluarga (KK) yang tersebar pada tiga RT, satu Tempah Dedoro dapat digunakan bersama oleh tiga hingga empat KK.

IKLAN

“Sudah ada 25 Tempah Dedoro yang warga gunakan sehari-hari,” kata Ya’kub, Rabu, 29 Juli 2026.

Menurutnya, keberadaan Tempah Dedoro sangat membantu warga yang tidak memiliki lahan untuk mengolah sampah secara mandiri.

Sampah organik kemudian terolah menjadi kompos cair dan kompos padat yang bermanfaat sebagai pupuk. “Dampaknya terasa. Warga sekarang banyak yang memanfaatkan hasilnya untuk menyuburkan tanaman. Bahkan ada yang semakin produktif bertani di pekarangan rumah,” ujarnya. 

Kesadaran Masyarakat Meningkat

Ya’kub menjelaskan seluruh pembangunan Tempah Dedoro tersebut menggunakan anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram.

“Semua yang sudah ada menggunakan APBD. Per titik anggarannya sampai Rp700 ribu,” jelasnya.

Ia menambahkan, kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah terus meningkat seiring maraknya pemberitaan mengenai persoalan sampah di Kota Mataram.

Kondisi itu mendorong warga mulai mengolah sampah sejak dari rumah, sehingga volume sampah yang terbuang ke tempat pembuangan akhir dapat berkurang.

Selain menghasilkan kompos cair dan kompos padat, program Tempah Dedoro juga mendorong semakin banyak warga memanfaatkan pekarangan untuk bercocok tanam karena pupuk organik tersedia dari hasil pengolahan sampah rumah tangga. (*)

Artikel Terkait