RSUD Kota Bima Mulai Pindah, Sejumlah Layanan di Gedung Lama Tutup
Kota Bima (NTBSatu) – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima resmi memulai proses pemindahan operasional dari gedung lama di Jalan Datuk Dibanta, Kelurahan Jatiwangi, menuju gedung baru yangyang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Rabadompu Barat, pada Senin, 24 Agustus 2026.
Percepatan pemindahan ini merupakan respons Pemerintah Kota (Pemkot) Bima terhadap instruksi Kementerian Kesehatan untuk segera memfungsikan gedung baru Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) per 1 September 2026.
Direktur RSUD Kota Bima, dr. Fathurrahman menyatakan, penutupan layanan terlaksana secara bertahap demi memperlancar proses migrasi medis. Layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) resmi tutup mulai Minggu, 23 Agustus 2026, pukul 23.00 Wita. Kemudian penghentian layanan Instalasi Rawat Jalan dan penerimaan pasien rujukan baru pada Senin, 24 Agustus 2026.
“Terhitung mulai tanggal 24 Agustus 2026 RSUD Kota Bima akan melakukan perpindahan alamat operasional ke gedung baru,” tegas Fathur, Jumat, 21 Agustus 2026.
Meski begitu, pasien yang saat ini masih menempati layanan rawat inap tetap mendapat jaminan pelayanan penuh hingga tim medis menyatakan mereka pulih. Sementara itu, pasien pasca-rawat inap yang memerlukan kontrol pertama akan pihak RSUD Kota Bima alihkan ke rumah sakit terdekat. Pasien cukup membawa Surat Kontrol Dalam Perawatan (SKDP) serta surat rujukan dari FKTP sesuai kepesertaan BPJS.
Renspons Cepat Pemkot Bima terhadap Instruksi Pusat
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan menjelaskan, Pemerintah Kota Bima bergerak cepat memindahkan seluruh perlengkapan medis agar target operasional per awal bulan depan tercapai. “Untuk pemindahan seluruh peralatan kami akan mulai tanggal 28 sampai 29 Agustus,” kata Feri.
Keputusan ini memajukan target awal Pemkot Bima yang semula merencanakan operasional pada 19 September 2026. “Terkait permintaan Kementerian agar dapat beroperasi tanggal 1 September, kami siap dan menyanggupinya,” tambah Feri.
Gedung baru RSUD Kota Bima merupakan satu dari empat rumah sakit PHTC yang pengerjaan fisiknya telah selesai. Pemerintah pusat telah mendorong agar segera melayani masyarakat. Pemerintah pusat juga menjamin dukungan pengiriman peralatan kesehatan secara bertahap setelah operasional berjalan.
Fathurrahman memastikan seluruh kesiapan maksimal hingga hari pembukaan. “Pembukaan kembali pelayanan kami perkirakan pada awal bulan September 2026. Nanti akan kami sampaikan melalui saluran informasi resmi RSUD Kota Bima,” pungkasnya. (*)




