Pemkot Bima Perketat Standar Mutu Alat Kesehatan RSUD Kota Bima
Kota Bima (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima memperketat standar kualitas pengadaan alat kesehatan dan fasilitas medis di RSUD Kota Bima.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima, Muhammad Fakhrunraji, menginstruksikan seluruh jajaran agar proses pengadaan alat medis tidak lagi semata-mata berpatokan pada harga murah, melainkan wajib mengutamakan kualitas tinggi serta kesesuaian nyata dengan kebutuhan pelayanan pasien.
Langkah bertujuan untuk memastikan fasilitas rumah sakit milik daerah tersebut benar-benar tangguh dan responsif. Fakhrunraji juga menjelaskan, langkah ini bertujuan untuk memastikan RSUD Kota Bima siap menyajikan layanan kesehatan prima bagi seluruh warga Kota Bima.
“Dalam pengadaan alat kesehatan jangan hanya mencari yang murah. Kita harus mengutamakan alat yang kualitasnya bagus dan sesuai dengan kebutuhan. Sehingga dapat menunjang pelayanan medis secara optimal,” tegas Fakhrunraji pada Rabu, 16 September 2026.
Perketat Standar Mutu Alat Medis dan Pengadaan Unit Armada Baru
Selain memperketat standar mutu peralatan medis, Fakrunraji menyampaikan, Pemkot Bima menginstruksikan Dinas Kesehatan Kota Bima untuk segera merealisasikan pengadaan tiga unit armada ambulans baru. Penambahan fasilitas mobilitas darurat ini menjadi kebutuhan krusial guna mempercepat skema penanganan dan evakuasi medis pasien.
“Saya berharap Dinas Kesehatan dapat mempersiapkan tiga unit ambulans untuk mendukung pelayanan RSUD,” ujar Fakhrunraji.
Guna memperkuat akurasi diagnosis medis, Pemkot Bima juga mendorong sinergi penuh antara RSUD Kota Bima dengan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Fakhrunraji mendesak seluruh jajaran teknis segera mematangkan rincian kerja sama. Kemudian juga mengantisipasi seluruh konsekuensi operasional agar pengujian laboratorium berjalan lancar tanpa kendala teknis.
Ia juga mengingatkan, perbaikan layanan kesehatan publik harus menyentuh seluruh lini secara terintegrasi. Mulai dari kesiapan para dokter spesialis, Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP), tenaga kesehatan, hingga ketersediaan sarana penunjang yang memadai.
Ia menyatakan, Pemkot Bima memiliki komitmen penuh untuk menuntaskan pembenahan tersebut. Tujuannya untuk menghadirkan mutu layanan medis yang aman, cepat, dan berkualitas bagi masyarakat.
“Kita harus mempersiapkan pelayanan RSUD ini dengan baik, baik lahir maupun batin. Semua harus benar-benar siap agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” pungkas Fakhrunraji. (*)




