KesehatanKota Bima

Pemkot Bima Perketat Pengawasan Proyek Gedung Rawat Inap RSUD

Kota Bima (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima memperketat pengawasan proyek pembangunan gedung rawat inap RSUD Kota Bima terlebih pemindahan fasilitas pelayanan yang sebelumnya Pemkot targetkan pada Juli-Agustus ini.

Wali Kota Bima, H. A. Rahman, turun langsung memeriksa fisik bangunan untuk memastikan infrastruktur tersebut siap beroperasi penuh dan melayani pasien tepat waktu.

Dalam peninjauan lapangan tersebut, Rahman menyisir seluruh bagian bangunan, mulai dari ketahanan struktur konstruksi hingga kesiapan fasilitas penunjang medis. 

IKLAN

Pihaknya menegaskan, penyelesaian gedung ini menjadi prioritas utama demi mengurai kepadatan pasien dan memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.

Fokus Pada Kualitas Bangunan

Ia menekankan, pembangunan gedung baru ini bukan sekadar mengejar penyelesaian fisik semata, melainkan bagian dari investasi jangka panjang layanan kesehatan daerah.

“Kami ingin memastikan pembangunan berjalan sesuai standar mutu dan selesai tepat waktu. Fasilitas ini harus benar-benar siap memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan berkualitas kepada masyarakat,” tegasnya, Rabu, 5 Agustus 2026.

Ia meminta, kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas agar tetap menjaga kualitas pengerjaan meski mengejar target pengoperasian bulan ini. 

Pengawasan ketat wajib dilakukan agar bangunan memiliki daya tahan tinggi dan memenuhi standar baku rumah sakit. “Jangan mengejar percepatan dengan mengorbankan kualitas pekerjaan. Pengawasan teknis harus ketat agar hasil pembangunan tahan lama,” tambah Rahman.

Senada dengan Wali Kota, Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memantau sisa pekerjaan hingga tuntas. 

Menurutnya, ketepatan waktu penyelesaian gedung rawat inap ini menentukan kesiapan RSUD Kota Bima dalam menyerap lonjakan kebutuhan tempat tidur pasien.

“Pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan proyek ini hingga selesai. Penyesuaian jadwal dan ketepatan waktu sangat menentukan kesiapan RSUD dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan warga,” ujar Feri.

Pemkot Bima terus mengevaluasi pembangunan di lapangan secara berkala dan bersama seluruh pemangku kepentingan. 

Pemkot Bima mengidentifikasi titik-titik pengerjaan yang membutuhkan percepatan tanpa mengabaikan faktor keselamatan. 

Evaluasi berkala ini menjadi kunci agar gedung rawat inap baru RSUD Kota Bima segera beroperasi secara optimal untuk masyarakat. (*)

Artikel Terkait