Kota Bima (NTBSatu) – Laporan Realisasi Semester Pertama APBD Kota Bima Tahun Anggaran 2026 dan prognosis enam bulan ke depan kini menjadi sorotan utama. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima harus mengambil langkah cepat untuk menggenjot penyerapan anggaran sekaligus melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sisa tahun berjalan.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bima, Gina Adriani menilai, proyeksi semester kedua membutuhkan perhatian serius dari jajaran eksekutif. Terutama bagi perangkat daerah yang capaian anggarannya masih belum memenuhi target.
“Kami menekankan perlunya perhatian khusus terhadap perangkat daerah yang belum mampu memenuhi target realisasi anggaran dan PAD. Mereka harus segera melakukan langkah perbaikan dan optimalisasi kinerja,” tegas Gina.
Selain mendorong evaluasi internal, Komisi II meminta Pemkot Bima memperluas pemetaan potensi penerimaan daerah. Sektor-sektor strategis yang selama ini belum terlaksana maksimal menyimpan peluang besar untuk mendongkrak kas daerah.
“Pemerintah Daerah harus melakukan pemetaan potensi PAD secara lebih luas. Salah satu fokus yang perlu dioptimalkan secara konkret adalah penerimaan dari sektor perparkiran,” lanjutnya.
Guna memastikan seluruh target pembangunan tercapai tanpa kendala berarti di akhir tahun, skema pengawasan berkala mulai diterapkan. Komisi II mengharapkan adanya mekanisme kontrol yang lebih ketat dan terukur sepanjang semester kedua.
“Kami mengharapkan adanya evaluasi capaian PAD secara rutin setiap bulan. Dengan monitoring berkala ini. Perkembangan penerimaan dapat dipantau lebih terukur dan kendala di lapangan bisa langsung kita tindak lanjuti bersama,” jelasnya.
Siapkan Pembenahan Internal
Menanggapi catatan tersebut, Asisten III Setda Kota Bima, M. Saleh, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menjadikan seluruh rekomendasi sebagai bahan pembenahan internal.
Pemkot Bima siap memperkuat sinergi dengan seluruh kepala perangkat daerah, camat, hingga lurah guna memacu efektivitas pengelolaan anggaran. Melalui langkah pembenahan ini, Pemerintah Kota Bima optimistis mampu mengoptimalkan seluruh sumber PAD dan menuntaskan program-program pembangunan daerah sesuai target APBD 2026. (*)




