AdvertorialPendidikan

Tamsis Innovation Expo 2026 Perkuat Inovasi Pendidikan Abad 21

Bima (NTBSatu) – STKIP Taman Siswa (Tamsis) Bima menggelar Tamsis Innovation Expo 2026 di Lapangan Multifungsi Kampus Dua pada Sabtu, 27 Juni 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Prestasi, Karya, dan Karakter Gen Z dalam Menaklukkan Tantangan Guru di Abad 21.” Melalui tema tersebut, panitia bertujuan menghadirkan ruang kolaborasi akademik yang mendorong peningkatan kualitas pendidikan abad ke-21.

Expo pendidikan ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, akademisi, kepala sekolah, guru, hingga mahasiswa.

IKLAN

Melalui forum tersebut, seluruh peserta membahas tantangan pendidikan yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

Ketua Panitia, Ahmad Syahputra, M.Pd. menjelaskan, Tamsis Innovation Expo 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran hasil karya mahasiswa. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang refleksi, apresiasi, dan kolaborasi untuk merumuskan arah pendidikan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Menurut Ahmad, perubahan teknologi telah memengaruhi karakter dan pola belajar peserta didik. Karena itu, dunia pendidikan memerlukan guru yang memiliki kemampuan akademik, kreativitas, literasi digital, kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, serta karakter yang kuat.

IKLAN

Ia juga menyampaikan dukungan dari Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr. Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si., yang tidak dapat hadir karena mengikuti agenda bersama kementerian di Jakarta.

Meski berhalangan hadir, Ketua STKIP berharap kegiatan tersebut mampu berkembang menjadi gerakan akademik yang melahirkan berbagai inovasi pendidikan.

Kegiatan tersebut mendapat pembukaan resmi dari Ketua TP PKK Kota Bima, Hj. Badrah Ekawati A. Rahman, S.E., S.Tr., Keb. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi konsistensi STKIP Taman Siswa Bima yang terus menghadirkan ruang kreatif bagi mahasiswa.

Menurutnya, pendidikan era digital tidak cukup berfokus pada penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karakter, etika, dan kepedulian sosial juga harus tumbuh seiring perkembangan teknologi. Hal ini bertujuan supaya generasi muda memiliki bekal yang lengkap menghadapi masa depan.

Fokus Tantangan Pendidikan

Sambutan Ketua STKIP Taman Siswa Bima tersampaikan melalui Koordinator Layanan Kampus II, Hj. Sri Lastuti, M.Pd. Ia menegaskan, komitmen kampus dalam mencetak calon guru yang profesional, kompeten, serta mampu beradaptasi.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan sesi berbagi ilmu yang menghadirkan dua tema strategis. Sesi pertama bertajuk “Masa Depan Pendidikan Indonesia dan Peran Guru Abad 21” dengan narasumber Dedi Rosyadi, M.Sc.

Ia membahas transformasi pendidikan nasional, tantangan profesi guru pada era kecerdasan buatan, serta pentingnya penguasaan kompetensi abad ke-21.

Sesi kedua menghadirkan Dr. Khusnul Khotimah, M.Pd., dengan tema “Membangun Karakter Generasi Digital: Tantangan Pendidikan di Tengah Krisis Moral dan Informasi.”

Ia menyoroti pentingnya pendidikan karakter, literasi digital, dan etika bermedia sosial untuk menghadapi derasnya arus informasi.

Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif guru, dosen, mahasiswa, dan praktisi pendidikan yang menyampaikan pandangan serta pengalaman terkait tantangan pembelajaran masa kini.

Setelah forum ilmiah berakhir, peserta mengunjungi stand pameran karya mahasiswa. Berbagai inovasi tampil dalam expo tersebut, mulai dari media pembelajaran berbasis teknologi, e-modul interaktif, hasil penelitian mahasiswa, karya literasi, hingga inovasi pembelajaran berbasis kearifan lokal.

Melalui kegiatan ini, STKIP Taman Siswa Bima menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan calon guru yang inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan global guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. (*)

Atim Laili

Jurnalis NTBSatu

Artikel Terkait