Sumbawa Barat

Pendaftaran Program PRIMA ke Jepang untuk Pemuda KSB Dibuka Bulan Depan

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumbawa Barat membuka peluang emas bagi pemuda lokal melalui Program PRIMA tujuan Jepang. Program strategis ini bertujuan meningkatkan kualitas dan kesiapan kerja para pekerja migran asal daerah setempat.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Slamet Riadi, M.Si., menyediakan kuota terbatas untuk 50 pemuda beruntung yang lolos seleksi. Peserta terpilih akan menerima seluruh fasilitas pelatihan dan pendampingan secara gratis tanpa pungutan biaya.

“Kami membuka pendaftaran resmi sepanjang bulan Juli agar pemuda Sumbawa Barat bisa bersiap optimal,” kata Slamet Riadi kepada NTBSatu, Rabu, 24 Juni 2026. 

IKLAN

Program unggulan ini menyasar para lulusan SMA/SMK yang berusia antara 18 hingga 26 tahun. Peminat wajib memiliki kondisi kesehatan fisik serta rohani yang prima untuk memenuhi standar kerja Jepang.

Pihak panitia juga mewajibkan syarat tinggi badan minimal 160 sentimeter untuk pria dan 155 sentimeter bagi wanita. Pendaftar harus memastikan diri bersih dari catatan buruk perbankan atau berstatus bebas dari blacklist (daftar hitam) Bank Indonesia (BI).

“Peserta akan menerima gaji bulanan yang sangat layak berkisar antara 20 hingga 25 juta rupiah,” tambahnya.

IKLAN

Selain mengasah kompetensi teknis, para peserta akan mendalami materi nonteknis seperti manajemen konflik dan literasi keuangan. Pembekalan intensif ini bertujuan membentuk mentalitas pekerja migran yang tangguh, mandiri, serta berwawasan kebangsaan luas.

“Kami berharap program ini mampu mencetak tenaga kerja profesional yang siap memajukan perekonomian daerah,” pungkasnya. 

Panitia menjadwalkan proses edukasi, wawancara, dan pemeriksaan kesehatan komprehensif sepanjang bulan Agustus mendatang. Peserta yang lolos tahapan akhir akan mengikuti pengukuhan resmi sebelum berangkat menuju negara tujuan.

Langkah inovatif ini menjadi terobosan penting pemerintah daerah untuk menekan angka pengangguran terbuka di Sumbawa Barat. Program PRIMA sekaligus memperkuat posisi pemuda lokal agar mampu bersaing unggul dalam pasar kerja global. (*) 

Artikel Terkait