Dukcapil KSB Desak Lulusan Kuliah Segera Ubah Status KTP-el
Sumbawa Barat (NTBSatu) — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Sumbawa Barat mencatat ribuan warga usia produktif masih menyandang status pelajar di dokumen kependudukan.
Kondisi ini memicu ketidakakuratan data angkatan kerja, serta memunculkan fenomena pengangguran tertutup di dalam sistem statistik daerah.
Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Sumbawa Barat, Ferial, S.K.M, meminta para lulusan baru segera memperbarui elemen data pekerjaan mereka. Menurutnya, akurasi data kependudukan memegang peranan sangat krusial dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tertib administrasi, terutama bagi para lulusan perguruan tinggi yang sudah menyelesaikan masa studi,” ujarnya kepada NTBSatu, Selasa, 23 Juni 2026.
Ferial menjelaskan, data pekerjaan yang valid membantu pemerintah memetakan program ketenagakerjaan secara tepat sasaran. Sebaliknya, kelalaian warga dalam memperbarui identitas diri justru merugikan perencanaan pembangunan daerah jangka panjang.
Warga yang membiarkan status lamanya tetap melekat akan menghadapi kendala saat mengakses berbagai layanan publik terintegrasi. Pemerintah kini mengaitkan seluruh pemanfaatan bantuan sosial dan administrasi perbankan dengan basis data Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“Sistem Informasi Administrasi Kependudukan merekam semua data kita dan mengunci akses jika terjadi ketidaksesuaian dokumen,” tambahnya.
Cara Ubah Status KTP-el
Dukcapil Sumbawa Barat menyediakan prosedur pengurusan yang sangat ringkas bagi masyarakat yang ingin memperbarui data. Para alumni perguruan tinggi cukup menyerahkan ijazah terakhir mereka kepada petugas sebagai bukti kelulusan yang sah.
Petugas akan langsung mengubah kolom pekerjaan pada KTP-el menjadi status “Wiraswasta” atau profesi terkini milik warga. Langkah sederhana ini memberikan dampak sosial yang nyata ketimbang membiarkan data lama menumpuk tanpa kepastian.
“Masyarakat hanya perlu membawa dokumen kelulusan tersebut ke kantor atau menemui petugas layanan keliling kami,” katanya.
Selain layanan di kantor resmi, Dukcapil Sumbawa Barat mengoperasikan mobil pelayanan keliling setiap pekan. Warga bisa memanfaatkan kehadiran armada ini saat pelaksanaan Car Free Day di kawasan KTC.
Petugas juga memperluas jangkauan perekaman data dengan mendatangi sekolah-sekolah serta pondok pesantren secara berkala. Upaya jemput bola ini bertujuan mempercepat cakupan kepemilikan dokumen identitas yang valid bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Kami terus berikhtiar mendekatkan pelayanan agar seluruh masyarakat Sumbawa Barat memiliki dokumen kependudukan yang akurat,” pungkasnya. (*)




