Lombok Timur

Sayembara Desain Gedung Serbaguna Lombok Timur Diserbu Ratusan Arsitek dari 15 Provinsi

Lombok Timur (NTBSatu) – Sayembara desain Gedung Serbaguna yang digelar Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menarik perhatian besar kalangan arsitek dari berbagai daerah di Indonesia.

Sebanyak 320 peserta mendaftarkan diri dan 117 karya dari 15 provinsi berhasil masuk dalam proses penilaian. Hal ini menjadikannya salah satu sayembara arsitektur terbesar dalam skala nasional.

Tahapan akhir sayembara tersebut berlangsung melalui presentasi lima finalis terbaik yang dibuka langsung oleh Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, Rabu, 10 Juni 2026, di Ruang Rapat Bupati Lombok Timur.

IKLAN

Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Agus Supriadi, mengatakan tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa Lombok Timur memiliki daya tarik tersendiri di kalangan arsitek Indonesia.

“Antusiasme peserta sangat luar biasa. Tercatat sebanyak 320 peserta mendaftarkan diri dan sebanyak 117 peserta mengirimkan karya yang berasal dari 15 provinsi di Indonesia. Ini menjadikan sayembara ini sebagai salah satu sayembara arsitektur terbesar dalam skala nasional,” ujarnya.

Menurutnya, rancangan terbaik dari sayembara ini akan menjadi wajah baru Gumi Patuh Karya yang merepresentasikan identitas daerah sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

IKLAN

Bupati Apresiasi Peserta Sayembara

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin menyampaikan, apresiasi kepada seluruh peserta, arsitek, dan dewan juri yang telah terlibat dalam proses perancangan gedung tersebut.

Ia menjelaskan, Lombok Timur membutuhkan fasilitas publik yang lebih representatif seiring meningkatnya aktivitas masyarakat. Gedung serbaguna baru itu akan mengusung desain megah dan fungsional sekaligus menampilkan kekayaan identitas budaya Lombok Timur.

“Desain yang terpilih nantinya harus menjadi kebanggaan masyarakat Lombok Timur dan memiliki ciri khas yang merepresentasikan jati diri daerah,” katanya.

Berdasarkan perencanaan awal, gedung serbaguna tersebut akan memiliki kapasitas sekitar 2.000 orang. Selain bangunan utama, kawasan gedung akan menyediakan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan fasilitas penunjang yang mendukung fungsi kawasan secara menyeluruh.

Pemrakarsa sayembara, Achmad Dewanto Hadi menjelaskan, lima finalis yang berasal dari Jakarta, Jakarta Timur, Palembang, Jawa Tengah, dan Surabaya.  Kelimanya telah mempresentasikan rancangan terbaiknya di hadapan dewan juri.

Ia menyampaikan, setelah proses presentasi, dewan juri akan menentukan peringkat juara pertama, kedua, dan ketiga. Selanjutnya, Bupati Lombok Timur sebagai juri agung akan menentukan rancangan yang akan menjadi acuan pembangunan.

Rancangan terpilih kemudian akan masuk pada tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Pemerintah daerah menargetkan peletakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan gedung dapat terlaksana pada akhir Oktober atau awal November 2026.

Pemerintah Kabupaten Lombok Timur merancang gedung ini sebagai pusat kegiatan pertemuan, konvensi, dan pameran berskala besar (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition/MICE).

Selain menjadi pusat aktivitas masyarakat, pemerintah daerah menyiapkan pengelolaan fasilitas ini secara profesional. Dengan begitu, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menargetkan gedung tersebut dapat menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). (*)

Artikel Terkait