Persiapan Dinilai Matang, Bupati Optimistis Lotim Raih Tiga Besar MTQ NTB
Lombok Timur (NTBSatu) – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menargetkan kafilah Lombok Timur menembus tiga besar pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026. Target tersebut muncul setelah pemerintah daerah dan LPTQ menyiapkan peserta melalui serangkaian pembinaan dan pemusatan latihan yang intensif.
Harapan itu disampaikannya saat melepas kafilah Lombok Timur di Pendopo Bupati, Minggu, 7 Juni 2026. Ia menilai kesiapan para peserta jauh lebih matang dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Dari laporan tadi, insyaallah kesiapan para kafilah sudah betul-betul mantap. Kalau tahun terdahulu kita berada di peringkat ke-7 dari 10 kabupaten atau kota di NTB, mudah-mudahan tahun ini kita berada di tiga besar,”ujarnya.
Menurutnya, peningkatan prestasi MTQ harus berjalan seiring dengan kemajuan Lombok Timur di berbagai sektor. Karena itu, ia meminta seluruh peserta menjaga semangat, kesehatan, dan disiplin selama mengikuti perlombaan yang terpusat di Kabupaten Lombok Tengah.
Ia juga mengingatkan seluruh anggota kafilah untuk menjaga nama baik daerah. Dengan menunjukkan sikap santin, menaati aturan, serta menjaga kebersihan selama berada di arena MTQ.
Janjikan bonus Rp1 miliar
Sebagai bentuk dukungan, Ia memberikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Lombok Timur yang telah mengawal proses pembinaan peserta. Ia bahkan menjanjikan tambahan sebesar Rp1 miliar yang bersumber dari dana insentif daerah untuk mendukung pengembangan MTQ di Lombok Timur.
Sementara itu, Ketua LPTQ Lombok Timur, Mohammad Juaini Taofik menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan peserta melalui berbagai tahapan latihan.
LPTQ menggelar pemusatan latihan daring sebanyak empat kali, kemudian melanjutkannya dengan dua tahap pemusatan latihan tatap muka di Keruak dan Tetebatu.
Tidak hanya mengasah kemampuan teknis, LPTQ juga melatih mental para peserta melalui uji publik dan simulasi akhir yang berlangsung di Kantor Bupati Lombok Timur.
“Kami berupaya memastikan seluruh peserta siap secara kemampuan maupun mental saat tampil di arena MTQ,” kata Juaini.
Juaini yang juga menjabat Sekretaris Daerah Lombok Timur menambahkan, panitia menempatkan seluruh kafilah di penginapan bertaraf nasional. Tujuannya, guna menjaga kenyamanan dan kondisi peserta selama mengikuti perlombaan.
Pada MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB, yang berlangsung hingga 16 Juni mendatang. Lombok Timur mengirim 101 orang yang terdiri dari 53 peserta, 15 pelatih, tiga petugas kesehatan, dan 15 official.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Lombok Timur, H. Ahyan, menjadi pemimpin kafilah tersebut.
Dengan persiapan yang lebih terstruktur dan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Lombok Timur optimistis dapat memperbaiki posisi, sekaligus mengakhiri tren berada di papan tengah klasemen MTQ tingkat provinsi. (*)




