49 Desa di Bima Bersiap Gelar Pilkades Serentak
Bima (NTBSatu) – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kabupaten Bima menancapkan gas persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026. Sebanyak 49 desa yang tersebar di 17 kecamatan resmi masuk dalam daftar peserta pesta demokrasi tingkat desa tersebut.
DPMDes Kabupaten Bima merampungkan berbagai kebutuhan administrasi dan teknis. Langkah cepat ini bertujuan agar seluruh rangkaian pemilihan berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan yang berlaku.
Kepala DPMDes Kabupaten Bima, Masykur, membenarkan bahwa pihaknya telah merilis daftar desa peserta. Pengumuman ini menjadi pijakan awal sebelum jadwal dan tahapan resmi meluncur ke publik.
“Sudah kita umumkan desa yang akan ikut Pilkades. Ini kita sudah mulai persiapan,” kata Masykur saat pada NTBSatu, Sabtu, 25 Juli 2026.
Sebanyak 49 desa tersebut tersebar di Kecamatan Monta, Bolo, Woha, Belo, Wawo, Sape, Wera, Donggo, Sanggar, Langgudu, Lambu, Madapangga, Tambora, Soromandi, Parado, Lambitu, hingga Palibelo.
Pemerintah daerah menggelar pesta demokrasi ini lantaran masa jabatan para kepala desa definitif di wilayah tersebut telah dan akan segera berakhir.
Kecamatan Sape mencatatkan jumlah peserta terbanyak dengan tujuh desa, meliputi Desa Sari, Bugis, Sangia, Naru, Parangina, Kowo, dan Buncu. Sementara Kecamatan Wera menyumbang enam desa, yakni Desa Tawali, Wora, Sangiang, Oi Tui, Ranggasolo, dan Mandala.
Kecamatan Langgudu mengirimkan lima desa, yaitu Desa Karampi, Waduruka, Sara, Rupe, dan Sambane. Adapun wilayah lain seperti Monta, Belo, Donggo, Tambora, dan Palibelo masing-masing menyumbang empat desa. Sisanya terbagi secara proporsional di sepuluh kecamatan lainnya.
Masykur menegaskan, DPMDes berkomitmen mengawal setiap tahapan agar tidak melenceng dari regulasi. Persiapan matang sejak awal menjadi kunci utama untuk meminimalkan potensi kendala teknis maupun konflik di lapangan.
“Kita ingin seluruh proses berjalan sesuai aturan sehingga Pilkades dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan lancar,” tegas Masykur.
Pemerintah Kabupaten Bima optimistis gelaran Pilkades Serentak 2026 ini melahirkan pemimpin-pemimpin desa berkualitas yang mampu memajukan wilayahnya masing-masing. (*)




