Sumbawa

Perluas Akses Air Minum, Proyek SPAM Sumbawa Sasar 1.516 Sambungan Rumah

Sumbawa Besar (NTBSatu) – Akses air bersih bagi ribuan warga di Kabupaten Sumbawa akan semakin luas. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum mulai merealisasikan pembangunan jaringan perpipaan dan sambungan rumah Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Beringin Sila dan SPAM Marenteh.

Proyek ini akan menghadirkan 1.516 sambungan rumah baru untuk melayani lebih dari 6.000 jiwa.

Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot menegaskan, penyediaan air bersih bukan sekadar pembangunan infrastruktur. Namun bagian dari upaya memenuhi hak dasar masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.

IKLAN

“Air bersih adalah kebutuhan mendasar dan hak setiap warga negara. Karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat memperoleh akses air minum yang aman, layak, dan berkelanjutan,” tegas Bupati Jarot, Rabu 3 Juni 2026.

Menurut Bupati Jarot, kebutuhan masyarakat terhadap layanan air minum terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan permukiman. Karena itu, perluasan jaringan SPAM menjadi langkah strategis untuk memperkuat pelayanan dasar di daerah.

“Cakupan akses air minum di Kabupaten Sumbawa masih harus terus kita tingkatkan. Program ini menjadi salah satu solusi untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” katanya.

IKLAN

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Khususnya Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Wilayah (BPBPK) NTB yang telah mengalokasikan anggaran pembangunan tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang terus memberikan perhatian kepada Kabupaten Sumbawa melalui pembangunan infrastruktur air minum yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Bupati Jarot, mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan proyek. Tujuannya, agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga manfaatnya dapat segera warga rasakan.

“Kami berharap masyarakat ikut menjaga keamanan dan mendukung pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Infrastruktur yang kita bangun ini adalah milik bersama yang harus kita jaga keberlanjutannya,” ungkapnya.

Gunakan APBN

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Perencanaan BPBPK, Baiq Hurul Ismi Roziana, menjelaskan proyek tersebut sepenuhnya mendapat pendanaan dari pemerintah pusat. Anggarannya bersumber dari APBN Murni Tahun Anggaran 2026.

“Pembangunan jaringan perpipaan dan sambungan rumah SPAM Beringin Sila dan SPAM Marenteh merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses layanan air minum layak bagi masyarakat,” jelas Baiq Nurul.

Ia merinci, pada SPAM Beringin Sila akan dilakukan rehabilitasi jaringan distribusi utama. Panjangnya sekitar  1.316 meter, perluasan jaringan distribusi sepanjang 4.385 meter. Serta, pembangunan 716 sambungan rumah baru yang diproyeksikan melayani sekitar 2.864 jiwa.

Sedangkan pada SPAM Marenteh, pembangunan meliputi perluasan jaringan distribusi sepanjang 5.803 meter. Serta, pembangunan 800 sambungan rumah baru untuk melayani sekitar 3.200 jiwa.

“Secara keseluruhan proyek ini akan menghadirkan 1.516 sambungan rumah baru yang memberikan manfaat langsung bagi sekitar 6.064 jiwa di Kabupaten Sumbawa,” katanya.

Menurut Baiq Hurul, wilayah yang menjadi sasaran layanan program ini mencakup Kecamatan Alas, Alas Barat, Utan, dan Buer. Selama ini membutuhkan peningkatan akses terhadap layanan air minum yang lebih memadai.

“Kami berharap proyek ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan air minum. Sekaligus, mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah penerima manfaat,” pungkasnya.

Pembangunan SPAM Beringin Sila dan SPAM Marenteh menjadi salah satu proyek infrastruktur dasar terbesar yang digulirkan pemerintah pusat di Kabupaten Sumbawa tahun ini. Selain memperluas cakupan layanan air minum, proyek tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses air bersih yang lebih merata, aman, dan berkelanjutan. (*)

Artikel Terkait

Back to top button