Fauzan Husniadi Dilantik Jadi Sekda Definitif Lombok Barat Besok
Lombok Barat (NTBSatu) – Teka-teki jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Lombok Barat (Lobar) akhirnya mengerucut kepada Fauzan Husniadi. Pemerintah daerah akan melantik Fauzan pada Rabu besok, 4 November 2026.
Wakil Bupati Lobar, Nurul Adha, mengisyaratkan nama tersebut bukan lagi kejutan. Menurutnya, publik sudah bisa membaca arah penentuan Sekda definitif.
“Untuk namanya enggak bisa saya tutupi, sudah enggak surprise lah ya, karena orang sudah bisa membaca semua,” ujar perempuan yang akrab disapa UNA tersebut, Selasa, 3 November 2026.
UNA juga mengungkapkan Surat Keputusan (SK) penetapan Sekda definitif sudah terbit sekitar dua minggu lalu. Gubernur NTB menandatangani keputusan tersebut sebelum proses berlanjut ke Kementerian Dalam Negeri dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Meski nama calon sudah mengerucut, UNA mengingatkan Sekda baru tidak boleh bekerja sendiri. Ia meminta pejabat tersebut membangun kerja sama untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan rumah pemerintahan Lobar.
Menurutnya, kepala daerah dan Sekda sama-sama memiliki kekurangan serta kelebihan. Karena itu, keduanya harus saling menguatkan dalam menjalankan pemerintahan.
“Jadi saya minta itu kepada calon sekda yang akan dilantik besok pagi. Ini sudah panjang pembicaraan, saya punya kekurangan ini, dia juga punya kekurangan ini dan masing-masing ada kelebihan,” katanya.
Namun, UNA juga menyampaikan komitmen yang cukup tegas. Ia menyebut calon Sekda telah menandatangani pakta integritas dengan konsekuensi evaluasi dalam enam bulan.
“Komitmennya adalah ketika selama 6 bulan tidak mampu membantu saya dalam mengerjakan PR yang banyak di Lobar ini, beliau siap untuk mundur,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan besarnya ekspektasi pemerintah daerah terhadap Sekda definitif. Jabatan strategis itu tidak cukup hanya mengisi kekosongan birokrasi, tetapi juga harus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan daerah.
Sejak Awal Digadang Jadi Kandidat Terkuat
Nama Fauzan sebenarnya sudah mencuat sejak tahapan seleksi Sekda pada September 2026. Panitia Seleksi (Pansel) sebelumnya menetapkan tiga kandidat, yakni Arief Suryawirawan, Damayanti Widyaningrum, dan Fauzan Husniadi.
Saat itu, Ketua Komisi I DPRD Lobar, Hendra Harianto menilai, Fauzan memiliki pengalaman yang relevan. Terutama dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan pembahasan anggaran.
“Kalau secara kapabilitas ya pasti mengerucutnya ke Pak Fauzan Husniadi,” kata Hendra pada 30 September 2026.
Ketua DPRD Lobar, Lalu Ivan Indaryadi, juga sempat menyebut nama Fauzan. Namun, ia meminta proses penentuan tetap mengikuti mekanisme Pansel.
Sementara itu, UNA sebelumnya menegaskan tidak akan mengintervensi tiga kandidat yang masuk tahap akhir. Ia menyebut kompetensi, komunikasi, dan kemampuan membangun harmonisasi sebagai kriteria penting.
Kini, setelah nama Fauzan mengerucut, tantangan berikutnya berada pada pembuktian kinerja. Pakta integritas enam bulan yang UNA sampaikan menjadi salah satu ukuran yang patut publik perhatikan.
Sebab, Lobar tidak hanya membutuhkan Sekda definitif, tetapi juga pejabat yang mampu menjawab pekerjaan rumah pemerintahan secara konkret. (*)




