PemerintahanSumbawa Barat

Drag Race Sepeda Anak Siap Meriahkan Harhubnas 2026 di Taliwang

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Aksi anak-anak yang kerap memacu sepeda di jalanan permukiman mendorong hadirnya wadah kompetisi resmi. Langkah ini menjadi alternatif aman untuk mengarahkan potensi bakat olahraga anak-anak di Sumbawa Barat.

Penyelenggara mengemas kegiatan ini secara swadaya melalui kolaborasi komunitas Car Free Day. Mereka memanfaatkan momentum Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2026 untuk menggelar Drag Race Sepeda.

Sekretaris Dinas Perhubungan Sumbawa Barat, Syaiful, membeberkan alasan pelaksanaan ajang balap lurus tersebut. Pihaknya sengaja memfasilitasi minat anak-anak agar tidak menyalurkan hobinya di tempat berbahaya.

IKLAN

“Anak-anak biasa balapan di jalan kecil, kita fasilitasi agar terarah,” kata Syaiful, Senin, 7 September 2026. 

Penyelenggara juga menegaskan status pembiayaan kegiatan yang berjalan penuh secara mandiri. Langkah partisipatif ini terwujud berkat dukungan swadaya dari belasan mitra Car Free Day.

“Ini murni inisiasi bersama mitra Car Free Day untuk memeriahkan Harhubnas,” tambahnya. 

IKLAN

Kegiatan seru ini bakal berlangsung di area Car Free Day KTC Taliwang pada Minggu, 20 September 2026. Acara mulai pukul 08.30 Wita dengan kombinasi jalan sehat, senam bersama, dan pembagian doorprize.

Masa pendaftaran peserta berlangsung di Kantor Dinas Perhubungan sejak tanggal 1 hingga 15 September 2026. Panitia menyediakan empat kelas kompetisi untuk mengakomodasi rentang usia 8 hingga 18 tahun.

Pembagian kelas ini memastikan persaingan yang adil sesuai dengan tingkat perkembangan fisik anak. Langkah ini juga mendukung upaya pemetaan bibit atlet potensial sejak usia dini.

Syaiful melihat peluang besar cabor sepeda dalam memicu minat generasi muda. Pihaknya ingin melahirkan calon atlet baru yang siap membela daerah.

“Kami menargetkan generasi muda agar mereka lebih mencintai olahraga sepeda,” ujar Syaiful. 

Cabor sepeda terbukti memiliki rekam jejak bagus dalam menyumbang medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi. Panitia mewajibkan seluruh peserta untuk mematuhi aturan keselamatan selama perlombaan.

“Panitia mengimbau semua peserta agar selalu mengedepankan aspek keselamatan,” pungkasnya. (*) 

Artikel Terkait