Sumbawa Barat

Realisasi Program KSB Maju Kesehatan: 622 Warga Terima Bantuan Dana Pendamping, Akses Rujukan Dipermudah

Sumbawa Barat (NTBSatu) – Program unggulan Kartu Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Maju Kesehatan, terus menunjukkan dampak nyata di tengah masyarakat. Berdasarkan data terbaru per 18 Mei 2026, serapan anggaran dan realisasi berbagai pos bantuan medis mencatatkan angka yang cukup masif.

Salah satu sektor yang paling krusial adalah alokasi untuk bantuan biaya pendampingan bagi pasien rawat inap. Hingga pertengahan Mei ini, program tersebut telah menyasar ratusan warga yang membutuhkan sokongan dana saat berobat ke fasilitas kesehatan.

Direktur RSUD Asy-Syifa’ Sumbawa Barat, Andy Suhaeri menyatakan, realisasi capaian program unggulan Kartu KSB Maju Kesehatan per 18 Mei 2026 menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah. Terutama, pada sektor bantuan biaya pendampingan pasien rawat inap yang telah menyentuh angka 622 penerima manfaat.

IKLAN

“Tercatat sudah ada 622 orang yang menerima manfaat dari bantuan biaya pendamping pasien ini,” ujarnya kepada NTBSatu, Rabu, 20 Mei 2026.

Total anggaran yang telah Pemkab Sumbawa Barat kucurkan khusus untuk biaya pendampingan ini menembus angka Rp933.000.000. Pemerintah daerah sengaja menyiapkan dana stimulus ini, agar keluarga yang menjaga pasien di rumah sakit tidak terbebani biaya hidup harian selama masa perawatan.

Pemanfaatan Layanan TRC Ambulans

Di sisi lain, efektivitas jaminan kesehatan daerah ini juga terlihat dari tingginya pemanfaatan layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Ambulans oleh masyarakat. Akses mobilisasi pasien darurat maupun kontrol rutin harian sejauh ini didominasi oleh tiga wilayah kecamatan utama.

IKLAN

“Top tiga utilisasi atau tingkat penggunaan layanan TRC Ambulans berada di Kecamatan Taliwang. Menyusul Kecamatan Jereweh dan Kecamatan Poto Tano,” jelasnya.

Selain layanan kedaruratan bagi pasien aktif, komitmen pemenuhan hak warga juga menyasar bantuan pemulangan jenazah secara gratis. Pemerintah daerah memberikan fasilitas pemulangan ini secara penuh, untuk meringankan beban akomodasi ahli waris yang sedang tertimpa musibah duka.

“Untuk pemulangan jenazah dari luar wilayah KSB totalnya mencapai 47 orang. Sedangkan, pemulangan jenazah dari RSUD Asy-Syifa sendiri tercatat ada 72 orang,” tambahnya.

Terakhir, untuk kemudahan akses juga diberikan bagi warga yang membutuhkan moda rujukan luar daerah. Di mana bantuan biaya ambulans rujukan gratis telah menyasar dua warga tanpa jaminan. Serta, bantuan talangan biaya ambulans rujukan bagi jaminan BPJS yang telah membantu 294 orang warga. (Andini)

Artikel Terkait

Back to top button