Headline NewsHukrim

Lima Saksi Pertama Lihat Titik Api Kebakaran Sade Diperiksa, Hasil Labfor Bali Belum Keluar

Mataram (NTBSatu) – Kepolisian masih mendalami penyebab kebakaran yang melanda kawasan Desa Adat Sade, Lombok Tengah. Terbaru, polisi telah memeriksa lima saksi yang pertama kali mengetahui munculnya titik api.

Kapolresta Lombok Tengah, Kombes Pol Hariyanto mengatakan, pemeriksaan terhadap saksi berfokus untuk mengetahui lokasi awal munculnya api sekaligus menyusun kronologi kejadian.

“Sekitar lima orang yang sudah diperiksa, yang mengetahui pertama kali titik api muncul,” katanya, Kamis, 27 Agustus 2026.

IKLAN

Menurutnya, keterangan para saksi menjadi bagian penting untuk menentukan titik awal kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026 tersebut. Kendati demikian, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kebakaran, karena masih menunggu hasil pemeriksaan teknis.

Penyidik juga masih menunggu hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polda Bali. “Terkait olah TKP kemarin oleh teman-teman dari Puslabfor Bali sampai saat ini belum ada hasilnya. Kita tunggu saja nanti dari Puslabfor yang akan menjelaskan,” ucapnya.

Hariyanto menjelaskan, Puslabfor Polda Bali terlibat karena peralatan pemeriksaan forensik untuk mengidentifikasi material dan sumber kebakaran tersedia di Bali. “Karena alatnya di sana semuanya. Kalau kita tidak punya alat yang pas, alat lab-nya ada di Bali,” jelasnya.

IKLAN

Gali Informasi dari Warga

Sembari menunggu hasil laboratorium, penyidik terus menggali keterangan warga yang berada di sekitar lokasi ketika kebakaran pertama kali terjadi. Pemeriksaan fokus untuk memastikan titik api sebelum kemudian membesar dan merembet ke bangunan lainnya.

“Yang ditanyakan hanya keterangan di titik-titiknya saja. Di mana titik api awal mulanya, itu saja,” tegasnya.

Polisi belum memastikan apakah kebakaran yang bertempat di Desa Rembitan, Kecamatan Pujut tersebut karena faktor alam, kelalaian, atau unsur kesengajaan. Karena itu, penyidik masih mencocokkan keterangan para saksi dengan hasil pemeriksaan teknis di lapangan.

Terkait waktu penyelesaian penyelidikan, Hariyanto mengaku belum bisa memastikannya. Pihaknya masih berkoordinasi dengan tim Puslabfor agar hasil pemeriksaan dapat segera diterima. “Kalau untuk berapa lamanya sampai sekarang belum tahu. Kita masih komunikasi secepatnya,” terangnya. (*)

Artikel Terkait