Kota Bima

Kebakaran Bengkel Dekat SPBU Amahami Dipicu Pembakaran Lahan

Kota Bima (NTBSatu) – Kobaran api melalap Bengkel Jaya Motor yang berada tepat di belakang Surf Cafe, kawasan Amahami, Kota Bima, pada Rabu malam, 26 Agustus 2026. Kebakaran yang melanda bangunan bengkel milik Law Cauni Aljonilaw (47) ini sempat memicu kepanikan warga sekitar. Hal tersebut terjadi mengingat posisi bengkel yang berada cukup dekat dengan area SPBU Amahami.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bima segera mengerahkan armada dan personel ke lokasi sesaat setelah menerima panggilan darurat. Petugas langsung memblokir pergerakan api agar tidak menjalar ke bangunan lain serta fasilitas pengisian bahan bakar umum di sekitarnya.

Salah seorang petugas Damkar, Rizal, menjelaskan material di dalam bangunan membuat kobaran api cepat membesar dan menghasilkan kepulan asap tebal.

IKLAN

“Isi bangunan didominasi suku cadang mobil tua, tumpukan ban bekas, mesin mobil, dan berbagai barang gudang yang mudah terbakar. Begitu tiba di lokasi, prioritas utama kami langsung melokalisasi area agar kobaran tidak merambat ke arah SPBU,” ujar Rizal, 26 Agustus 2026.

Berhasil Melokalisasi Api

Rizal mengatakan, laporan kebakaran masuk pada pukul 20.51 Wita. Penyemprotan air berlangsung intensif hingga api pokok berhasil padam. Kemudian berlanjut hingga tahap pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada sisa bara api di balik tumpukan besi dan karet ban.

“Laporan pertama kali masuk ke posko kami pada pukul 20.51 Wita. Tim langsung meluncur dan menghabiskan waktu sekitar 1 jam 14 menit untuk proses penyemprotan hingga pendinginan tuntas. Seluruh armada kembali dan tiba di markas komando pada pukul 22.37 Wita,” tambahnya.

IKLAN

Berdasarkan pernyataan dari salah seorang warga yang menetap di sekitar lokasi kebakaran dan inspeksi dari tim Damkar Kota Bima, pemicu kebakaran ini adalah berawal dari pembakaran lahan yang kemudian merambat ke area gudang. “Setelah di inspeksi, katanya dari orang yang bakar lahan jagung itu terus merambat ke gudang itu,” ungkap Rizal.

Berkat kesigapan tim pemadam kebakaran, api berhasil padam sepenuhnya tanpa merembet ke properti sekitar. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Petugas mengimbau seluruh pemilik tempat usaha dan warga setempat agar selalu meningkatkan kewaspadaan. Tidak melakukan pembakaran lahan dan meninggalkannya tanpa memastikan api telah padam. Kemudian juga Memeriksa instalasi listrik secara berkala, serta memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan di lokasi masing-masing. (*)

Artikel Terkait