Lombok Timur

Uang Wisatawan Asing Berserakan di Bukit Pergasingan, Pendaki Turun Tangan

Mataram (NTBSatu) – Sejumlah pemandu wisata dan pendaki menemukan lembaran uang tunai hingga dokumen penting milik wisatawan asing yang berserakan di tanah di sepanjang jalur pendakian Bukit Pergasingan, Lombok, pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Peristiwa tersebut sempat memicu beragam spekulasi publik sebelum pengunggah video memberikan klarifikasi resmi mengenai kronologi sebenarnya di lapangan. Warganet juga membeberkan fakta lapangan untuk meluruskan kabar yang beredar di media sosial.

“Alhamdulillah kami mengembalikan semua apa yang menjadi hak milik tamu,” tulisnya, mengutip akun Instagram @lombok_patenadventure pada Kamis, 21 Agustus 2026.

IKLAN

Temuan Barang Berharga di Tebing

Dalam rekaman video akun Instagram @lombok_patenadventure, terlihat sejumlah pria sedang mengumpulkan lembaran uang yang tersebar di jalur pendakian yang curam. Selain pecahan uang tunai Rp100.000 dan Rp50.000, mereka juga menemukan telepon seluler, kabel pengisi daya, perhiasan, serta dokumen perjalanan berharga.

​Saat memeriksa tumpukan barang yang tercecer di lereng perbukitan berdebu tersebut, salah satu pemandu menyadari keberadaan paspor milik wisatawan mancanegara.

Pemandu lainnya langsung mengekspresikan rasa simpatinya dan mengajak rekan-rekannya bergegas memungut seluruh barang agar tidak hilang terbawa angin.
​Situasi di lokasi menunjukkan area lereng perbukitan tanah berdebu dengan vegetasi semak belukar yang terjal.

IKLAN

Dari ketinggian tempat penemuan barang-barang tersebut, terlihat jelas hamparan pemandangan permukiman warga dan lahan pertanian di bagian bawah lembah.

Penyebab Kejadian dan Aksi Pendaki

Pengunggah video menegaskan barang-barang berharga tersebut berserakan bukan akibat tindakan kriminal atau pembegalan oleh manusia. Pemicu kejadian ini murni karena ulah kawanan monyet liar yang merebut dan mengacak-acak tas milik wisatawan asing di tepi tebing.

​Keberadaan primata liar di kawasan jalur pendakian Lombok memang kerap menjadi perhatian tersendiri karena monyet liar sering kali mendatangi jalur penjelajahan untuk mencari makanan dari tas wisatawan.

Dalam kasus ini, pemandu yang melintas di jalur Pergasingan bergerak cepat menyisir area untuk mengumpulkan setiap lembar uang, ponsel, dan paspor yang tercecer sebelum menyerahkannya kembali secara utuh kepada pemiliknya. (*)

Artikel Terkait