Kota Bima

RSUD Kota Bima Buka Pelayanan September Mendatang

Kota Bima (NTBSatu) – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menjadwalkan operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bima mulai pada 1 September 2026 mendatang. Keputusan ini menjadi komitmen Pemkot Bima dalam mempercepat akses pelayanan kesehatan dasar bagi publik.

Pemkot Bima menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan beserta manajemen rumah sakit bergerak ekstra cepat. Proses pengerahan dan pemindahan seluruh peralatan medis utama menuju gedung baru akan berlangsung secara maraton selama dua hari penuh, yakni pada 28 hingga 29 Agustus.

Dorong Pelayanan Buka Awal September

Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofyan, menegaskan kesiapan penuh jajaran pemerintah daerah untuk merampungkan seluruh tahapan teknis pemindahan aset dan persiapan operasional sebelum memasuki awal bulan September. Ia menegaskan, pengerjaan fisik RSUD Kota Bima yang telah rampung total seharusnya langsung dibuka untuk melayani masyarakat.

IKLAN

“Untuk pemindahan seluruh peralatan kami akan mulai tanggal 28 sampai 29 Agustus. Terkait permintaan Kementerian agar dapat beroperasi tanggal 1 September, kami siap dan menyanggupinya,” tegas Feri.

Sebelumnya Wali Kota Bima, H. A. Rahman, telah meninjau langsung bangunan RSUD Kota Bima guna memastikan seluruh pembangunan berjalan presisi sesuai target serta menjamin kesiapan fasilitas dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

Rahman meminta komitmen kuat dari manajemen RSUD Kota Bima beserta pihak kontraktor untuk mempercepat seluruh penyelesaian pekerjaan tersisa. Menurutnya, seluruh pihak harus bekerja secara optimal dan memastikan setiap tahapan penyelesaian berjalan sesuai ketentuan. Halk tersebut tetap memprioritaskan standar kualitas bangunan dan keselamatan.

IKLAN

Komitmen Pemkot Bima dalam memajukan jadwal pelayanan ini mendapat apresiasi penuh dari Kementerian Kesehatan. Pemerintah pusat menilai kesiapan daerah mengoperasikan gedung baru sangat krusial agar aset negara dapat segera berfungsi secara optimal. Sekaligus menjaga akuntabilitas pengelolaan fasilitas kesehatan publik dari risiko temuan audit BPK.

Sebagai bentuk dukungan atas kesiapan Kota Bima, Kemenkes siap menyalurkan suntikan bantuan berupa pengiriman peralatan kesehatan tambahan. Hal tersebut akan terlaksana secara bertahap begitu operasional pelayanan RSUD Kota Bima resmi berjalan. (*)

Artikel Terkait