Kota BimaPemerintahan

Pemkab Bima dan ASDP Bahas Pembukaan Rute Sape-Makassar

Bima (NTBsatu) – Rencana pembukaan jalur transportasi laut dari Sape menuju Kota Makassar tengah digodok oleh pemerintah Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, Pemkot Bima dan ASDP.

Pembukaan jalur Sape-Makassar tak lain untuk memperkuat konektivitas antar daerah. Kemudian menjadi alternatif baru untuk memperlancar distribusi logistik, ternak dan berbagai komoditas dari Bima Raya menuju Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bima, A. Rifaid berharap, pembukaan rute lintas Sape-Makassar dapat memberikan dampak yang lebih efisien bagi masyarakat dan pelaku usaha di Bima, Dompu serta wilayah sekitarnya.

IKLAN

“Keberadaan jalur langsung menuju Makassar akan memberikan pilihan konektivitas baru. Terutama bagi angkutan barang dan penumpang yang selama ini harus menempuh jalur transit,” katanya, Kamis, 1 Oktober 2026.

Ia berharap, rute ini dapat membuat distribusi barang dan penumpang dari wilayah Bima, Dompu dan sekitarnya menuju Makassar menjadi lebih efisien, tanpa harus melalui jalur transit di Labuan Bajo.

Ia menilai, potensi tersebut semakin penting karena Bima dan Dompu memiliki berbagai komoditas yang membutuhkan akses transportasi antardaerah. Salah satu sektor yang dapat memanfaatkan konektivitas tersebut adalah angkutan ternak.

IKLAN

“Jalur penyeberangan juga diharapkan dapat mendukung distribusi hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan berbagai komoditas perdagangan di Bima,” ucapnya menegaskan.

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Bima, Hariman menilai rencana ini memiliki prospek jangka panjang terhadap pengembangan ekonomi daerah.

Hariman menyebut, konektivitas transportasi merupakan salah satu unsur penting dalam mendorong terbukanya akses pasar dan memperluas hubungan ekonomi antardaerah.

“Hadirnya rute ini bisa menjadi peluang ke arah Bima 15 tahun ke depannya. Dan kami berharap Bima ini menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK),” tegasnya.

Menurutnya, pengembangan konektivitas melalui jalur laut dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan kawasan secara lebih luas.

“Pelabuhan tidak hanya kita pandang sebagai tempat naik-turunnya penumpang. Namun juga sebagai simpul distribusi yang menghubungkan berbagai aktivitas ekonomi,” beber dia.

ASDP Nyatakan Siap

Bagi ASDP, langkah ini sangat tepat dan pihaknya akan bekerja ekstra keras untuk mematangkan misi tersebut. Mereka menegaskan kerjasama dengan Pemda Bima, Pemda Dompu dan Pemkot Bima sangat penting.

“Kami dari ASDP Cabang Sape membuka diri dan mendukung penuh terkait rencana pembukaan rute Sape- Makassar,” ujar
Manajer ASDP Sape, Ronaldo Hutabarat.

Ronaldo menegaskan, sarana dan prasarana Pelabuhan ASDP Sape telah siap untuk mendukung rencana tersebut. Namun, pembukaan lintasan baru tetap harus melalui tahapan kajian teknis dan perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kalau dari sisi sarana dan prasarana pelabuhan kami sudah siap. Tinggal kita matangkan bersama kajian teknis dan perizinannya dengan Pemda dan Kementerian Perhubungan,” tutur Ronaldo.

Sekedar informasi, pembukaan rute Sape- Makassar tengah dinantikan oleh masyarakat. Mereka berharap pembukaan jalur ini segera dilaksanakan. (MSR)

Artikel Terkait