Tak Berkategori

Kebakaran Landa Bukit Inspirasi Sembalun, Pengelola Sebut Kejadian Berulang Setiap Tahun

Mataram (NTBSatu) – Kebakaran lahan melanda kawasan Bukit Inspirasi dan area perkebunan warga di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, NTB, pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Kobaran api merambat cepat dan membumihanguskan vegetasi kering di lereng perbukitan akibat cuaca terik musim kemarau. Pengelola Bukit Pergasingan, Royal, membenarkan peristiwa tersebut.

​”Benar, Biasa kebakaran hutan di musim panas,” ujar Royal kepada NTBSatu pada Jumat, 21 Agustus 2026.

IKLAN

​Pengelola menjelaskan titik lokasi yang terbakar tidak hanya mencakup vegetasi alam di lereng bukit, tetapi juga merambah lahan pertanian milik warga setempat. ​”Iya. Ini kebun masyarakat,” lanjutnya.

Kendala Pemadaman dan Tren Berulang

Peristiwa kebakaran di kawasan perbukitan Sembalun tercatat sebagai fenomena musiman yang berulang setiap kali memasuki musim panas atau kemarau. Vegetasi yang mengering serta hempasan angin kencang memicu perambatan api secara cepat di sepanjang lereng bukit.

​Royal mengungkapkan berbagai upaya penanganan awal telah berlangsung di lapangan. Namun, keterbatasan akses fisik dan medan perbukitan yang terjal menjadi hambatan utama dalam proses pemadaman secara penuh.

IKLAN

​”Sudah upaya pemadaman, namun biasanya kalau sudah terbakar semua, nanti mati sendiri. Hal ini sudah biasa,” tutur pengelola.

​Kondisi geografis tebing yang curam menyulitkan tim penanggulangan maupun warga untuk menjangkau titik api secara langsung tanpa peralatan khusus. Dampaknya, kobaran api kerap membesar dan baru padam setelah material vegetasi kering di area tersebut habis terbakar.

​Pengelola menambahkan fenomena ini menjadi bencana rutin bagi lingkungan sekitar setiap tahunnya. ​”Hampir terjadi setiap tahun,” ujar Royal.

Visual Kobaran Api di Lereng Bukit

​Berdasarkan rekaman video yang beredar, kobaran api membentang memanjang dan membentuk garis merah terang di sepanjang tebing perbukitan pada malam hari. Asap tebal membubung tinggi mengelilingi titik kebakaran, sementara vegetasi semak belukar dan pepohonan di lereng bukit hangus terbakar.

​Di bagian bawah lokasi kebakaran, terlihat tiang-tiang vegetasi dan infrastruktur jalan perkebunan yang berada cukup dekat dengan sebaran garis api. Situasi tersebut menunjukkan jarak kebakaran yang berpotensi membahayakan lahan produktif warga di sekitar kawasan Bukit Inspirasi.

​Pemerintah daerah bersama pihak terkait terus mengimbau masyarakat dan para wisatawan di wilayah perbukitan Sembalun untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.

Royal mengimbau agar semua pihak menghindari aktivitas pembakaran sampah serta pembuangan puntung rokok sembarangan. Hal ini bertujuan untuk mencegah munculnya titik api baru di kawasan rawan kebakaran. (*)

Artikel Terkait